Ini Alasan Roro Fitria Gugat Cerai Suami

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Roro Fitria dan suaminya, Andri Irawan belum satu tahun menikah, tapi wanita 32 tahun itu sudah mengajukan gugatan cerai.

Gugatan pada Andri Irawan terdaftar dengan nomor perkara 3468/Pdt.G/2022/PAJS. Padahal, keduanya baru menikah pada 21 Desember 2021. Ditambah lagi, mereka baru saja dikaruniai anak.

Roro Fiftria mengatakan, alasan menggugat cerai suami karena mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) secara verbal.

“Sebenarnya susah ya untuk sharing hal pribadi ini. Karena kan Nyai menggambarkan kehidupan yang happy karena enggak mau menunjukkan secara gamblang. Situasi ini masih dalam keadaan terpukul,” katanya.

Roro Fitria belum bisa menjelaskan secara detail terkait kekerasan verbal yang dialami. Hal ini diungkap pengacara Asgar Sjafri.

“Klien kami sangat traumatik sampai bertemu saja takut sangat membahayakan keselamatan. Ada-lah (kekerasan verbal), tapi belum bisa saya sampaikan, kami mohon mengerti juga,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Kekuatan Cadangan Devisa Tegaskan Resiliensi Ekonomi Indonesia

Oleh: Feya Annisa )*Ketahanan ekonomi Indonesia kembali menunjukkan fondasi yang kuat di tengah dinamika perekonomian global yang masih penuh ketidakpastian. Salah satu indikator yang mencerminkan kondisi tersebut adalah posisicadangan devisa nasional yang tetap berada pada level memadaimeskipun menghadapi berbagai tekanan eksternal. Bank Indonesia mencatat cadangan devisa Indonesia pada akhir Mei 2026 sebesar 144,9 miliar dolar Amerika Serikat. Angka tersebut memanglebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya, namun tetap berada pada tingkat yang sangat aman untuk menopang kebutuhan ekonomi nasional. Di tengah tantangan global yang masih berlangsung, kemampuanIndonesia mempertahankan cadangan devisa pada level tersebutmenunjukkan tingginya resiliensi ekonomi nasional. Tidak semua negara mampu menjaga posisi devisa yang kuat ketika menghadapi tekananpasar keuangan internasional. Bank Indonesia menjelaskan bahwa perkembangan cadangan devisapada Mei juga dipengaruhi oleh penerbitan global bond pemerintah sertapenerimaan negara dari sektor pajak dan jasa. Faktor-faktor tersebutmemberikan dukungan terhadap ketahanan eksternal Indonesia sehinggaposisi devisa tetap berada pada level yang mampu menopang berbagaikebutuhan strategis nasional.Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank...
- Advertisement -

Baca berita yang ini