Ini Alasan Lay “Zhang Yixing” Gak Pernah Tampil Bareng EXO Lagi, Sudah Tahu?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sudah beberapa tahun terakhir ini member EXO asal China, Lay tidak melakukan aktivitas bersama grupnya. Beberapa kali EXO comeback tanpa Lay. Sedih ya…

Ada yang tahu alasan mengapa pemilik nama Zhang Yixing ini sekarang lebih sering solo karir? Bukan egois atau gak cinta sama EXO dan EXO-L, berhentinya aktivitas Lay dengan EXO dikarenakan masalah politik antara China dan Korea Selatan.

Hubungan antara kedua negara tersebut telah tegang sejak Amerika Serikat menempatkan sistem pertahanan rudal Terminal High-Altitude Area Defense (THAAD) di Korea Selatan pada 2016. Pemasangan rudal tersebut ditentang China.

Sejak saat itu, tidak ada musisi besar Korsel yang pernah tampil di China dan promotor tidak pernah mengundang artis Korea selama beberapa tahun karena persepsi bahwa pemerintah akan menolak aplikasi visa mereka. Aktivitas Lay bersama EXO pun kena dampaknya.

Kendati demikian, SM Entertainment mengatakan Lay telah memiliki personal studio di China yang akan membantu aktivitas Lay di negara tersebut. Kemudian, pada 2016 Lay merilis album debut solo ‘Lose Control’ dan sukses memecahkan rekor di China dan Korea Selatan.

Meski sudah beberapa tahun terakhir tidak tampil bersama EXO, Lay tetap menjadi bagian dari boy group yang digawangi SUHO cs itu. Usut punya usut, Lay tidak ingin keluar dari grup yang telah membesarkan namanya sejak debut pada 2012 lalu.

Lay fokus menjalani aktivitasnya sebagai artis solo di negara asalnya. Mengingat padatnya kegiatan masing-masing member, lalu bagaimana hubungan antara pemilik nama asli Zhang Yixing itu dengan anggota EXO saat ini?

Pertanyaan ini pun terjawab saat penyanyi 29 tahun ini hadir sebagai bintang tamu di sebuah program survival show China untuk penulis lagu yang tayang di iQiyi dengan judul CZR II. Dalam episode tersebut, Yixing ini tiba-tiba mengungkap hubungannya dengan para member EXO.

Lay tiba-tiba mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan pada para kontestan kalau foto EXO terpampang sebagai wallpaper di handphone-nya. “Wow, itu jadi background ponselmu,” kata salah satu kontestan wanita.

“Ya, foto lockscreen-ku juga mereka,” kata Lay bangga, yang kemudian menunjukkan foto tersebut kepada Che Che, produser acara.

Meski sudah jarang beraktivitas bersama, ternyata hubungan Lay Zhang dan member EXO masih terjalin baik. Lay terang-terangan mengaku kalau dia masih sering bertemu dengan teman-teman se-grupnya saat bertandang ke Korea Selatan.

“Grupku, ini mereka. Saat aku ke Korea, kami sering berkumpul bersama,” kata Lay.

“Grup itu…,” kata Che Che yang dijawab Lay dengan, “Itu (grup) lumayan indah.”

Lay Zhang kemudian kembali memamerkan layar ponsel kepada kontestan lainnya sambil berkata, “Scrensaver-ku saat ini juga (foto) para member.”

Penyanyi kelahiran 7 Oktober 1991 ini lantas mengungkap kalau dia dan para member sering menghabiskan waktu dengan mengenang masa lalu saat berkumpul bersama.

“Saat kami berkumpul bersama, kami selalu merasa, ‘Hei lihat, kita sudah lama bersama, ya’ dan kami akan mengenang kembali (kenangan di masa lalu). Kami akan ngobrol, makan, main, dan minum,” kata Lay.

Buta para penggemar EXO, EXO-l, pasti tahu Lay memang sering menunjukkan kedekatannya dengan para personel EXO. Seperti saat Xiumin berangkat wajib militer, Lay EXO memberikan video ucapan perpisahan yang kemudian diputar di fanmeeting terakhirnya.

Lay bahkan terbang ke Korea Selatan, Juli 2019 lalu untuk mengantar D.O menjalani kewajiban wamilnya. Ketika sang leader, Suho wamil pun, Lay Zhang juga mengunggah foto member EXO di Instastory-nya sebagai salam perpisahan.

View this post on Instagram

19.07.01 WE ARE ONE! EXO 사랑하자!

A post shared by SUHO (@kimjuncotton) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini