Heboh Soal Comeback SNSD, Begini Respon SM Entertainment dan Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Girls’ Generation atau SNSD dikabarkan akan melakukan comeback tahun ini. Seorang perwakilan dari industri K-Pop melaporkan bahwa Taeyeon cs telah mendiskusikan rencana comeback mereka.

“Meskipun para anggota sekarang berada di agensi yang berbeda, memang benar bahwa mereka terus-menerus mendiskusikan rencana album karena mereka semua berhubungan baik,” kata perwakilan tersebut, dikutip dari Soompi pada Jumat 19 Februari 2021.

Sumber lain menambahkan bahwa comeback belum dikonfirmasi, tetapi para anggota sedang memeriksa jadwal masing-masing. Namun, jika rencana ini benar-benar terjadi, kemungkinan comeback dilakukan sekitar bulan Mei atau Juni.

Sementara itu, menanggapi laporan tersebut, perwakilan dari SM Entertainment berkomentar, “Belum ada yang diputuskan.”

Album Girls ‘Generation sebelumnya sebagai grup lengkap adalah “Holiday Night” pada Agustus 2017. Pada tahun 2018, lima anggota di SM Entertainment merilis “Lil’ Touch” sebagai Girls ‘Generation-Oh! GG.

Diketahui, pada September 2020 lalu, Taeyeon, Yoona, Sunny, Yuri, dan Hyoyeon, telah memperpanjang kontrak dengan agensi SM Entertainment. Tahun 2017, Sooyoung, Seohyun, dan Tiffany meninggalkan SM Entertainment dan masing-masing bergabung dengan agensi baru. Dan, Jessica memutuskan keluar dari SNSD pada 2014.

Delapan member yang tersisa menegaskan mereka masih bersatu dan SNSD tidak bubar. Saat ini para member SNSD sedang sibuk dengan kegiatan solo masing-masing seperti menjadi DJ, aktris, solois, bintang reality show, atau bintang iklan.

Mendengar kabar comeback-nya ini, SNSD pun langsung menjadi perbincangan netizen. Berikut beberapa tanggapan dari netizen:

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini