Guys, Ini Dia Cara Menghilangkan Bau Ketiak dengan Menggunakan Bahan-Bahan Rumahan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Penting untuk mengetahui apa saja pemicu bau ketiak pada diri kita.

Bau ketiak berasal dari akteri yang hidup di permukaan kulit kita memecah protein saat kita berkeringat dan ada pelepasan beberapa senyawa asam yang berbeda, yang menyebabkan bau menyengat.

Deodorant atau antiperspirant roll-on bisa menjadi solusi sementara untuk menghilangkan bau ketiak yang bau di musim panas.

Namun, berikut adalah beberapa pengobatan rumahan yang dapat membantu menghilangkan bau ketiak yang memalukan.

Gunakan garam batu

Masukkan garam batu ke dalam ember berisi air hangat. Aduk rata sampai larut lalu mandi. Ini memiliki sifat pembersihan dan juga menghilangkan keringat ekstra.

Semprotkan cuka sari apel

Ambil 1 cangkir cuka sari apel dan campur dengan 1/2 setengah cangkir air. Masukkan ke dalam botol semprot dan gunakan setiap malam pada ketiak sebelum tidur. Cuci dengan air hangat di pagi hari.

Gunakan kentang

Iris tipis kentang dan gosokkan pada ketiak selama 30 menit. Cuci dengan air dan bau ketiak akan memudar.

Oleskan baking soda dengan lemon

Ambil dua sendok makan soda kue dan campur dengan satu sendok makan jus lemon. Buat pasta. Pijat campuran di ketiak selama 10 menit dengan gerakan melingkar. Cuci dengan air.

Gunakan jus tomat

Campur jus tomat dengan jus lemon. Oleskan campuran tersebut selama 10 menit di sekitar ketiak dan kemudian bilas dengan air dingin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini