Gemas! Google Doodle Ajak Buat Kartu Ucapan di Hari Ibu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Hari Ibu merupakan momen yang selalu diperingati setiap 22 Desember 2020. Untuk memperingatinya, perusahaan raksasa Goggle mengajak warganet untuk membuat kartu ucapan secara virtual lewat Google Doodle hari ini.

Jika kamu mengunjungi laman pencarian tersebut, kamu akan melihat tulisan ‘google’ yang dihiasi oleh beragam kertas dan amplop warna-warni. Tak hanya itu, ornamen dan peralatan seperti pita, gunting dan lem juga hadir dalam doodle tersebut.

Google Doodle Hari Ibu

Google akan mengajak kamu membuat kartu ucapan untuk ibu secara virtual saat kamu mengklik doodle tersebut. Kamu akan dibawa pada kolom putih dan tinggal dihias sekreatif mungkin deh.

Serunya lagi, kamu bisa mengganti warna kanvas sesuai keinginan kamu lho! Google Doodle menyediakan warna putih, kuning hijau dan ungu. Kemudian, pilihlah pola-pola yang kamu inginkan seperti hati, kura-kura, kancing, bunga dan sebagainya.

Setelah itu, kamu bisa mengirim hasil karyamu ke sosial media lho! Seperti Facebook, Twitter dan Gmail. Atau kamu bisa meng-copy link tersebut dan bisa kamu kirimkan langsung ke ibumu. Gemas banget kan?

Google Doodle bertamakan Hari Ibu ini dibuat oleh Alyssa Winans, seorang ilustrator dan game artist. Google Doodle spesial Hari Ibu ini hanya akan muncul di Indonesia tepat hari ini, 22 Desember 2020.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Hilirisasi Papua Jalan Strategis Menuju Kebangkitan Ekonomi Timur Indonesia

Oleh: Petrus Yoman Kambu* Hilirisasi di Papua kini tampil sebagai wajah baru pembangunan nasional yang berkeadilan dan berorientasi masa depan. Kebijakan ini bukan sekadar strategi ekonomiteknokratis, melainkan manifestasi nyata komitmen negara untuk memastikan bahwakekayaan alam Papua dikelola secara berdaulat, bernilai tambah tinggi, dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. Di tengah dinamikaglobal yang kompetitif, langkah terintegrasi antara pemerintah pusat, pemerintahdaerah, dan investor internasional menunjukkan bahwa Papua tidak lagi ditempatkansebagai hinterland komoditas mentah, tetapi sebagai episentrum pertumbuhan baruyang diperhitungkan di pasar dunia. Langkah konkret tersebut tercermin dari fasilitasi pertemuan 21 investor Eropa denganperwakilan daerah penghasil kakao seperti Kepulauan Yapen, Jayapura, dan ManokwariSelatan. Forum ini membahas pengembangan industri kakao secara komprehensif darihulu hingga hilir, termasuk penetrasi pasar ekspor. Anggota Komite EksekutifPercepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Billy Mambrasar, menegaskan bahwaPapua Sehat, Papua...
- Advertisement -

Baca berita yang ini