Geger! Konten YouTube Verrel Bramasta Mengandung Kekerasan Seksual, Netizen Geram

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Konten YouTube selebritis, Verrel Bramasta mendadak jadi perbincangan netizen. Baru-baru ini, terungkap salah satu video di channel YouTube Verrel mengandung unsur kekerasan seksual.

Hal itu terungkap dari postingan akun Twitter, @areajulid. Salah satu video Verrel dengan YouTuber, Deddy Corbuzier jadi sorotan karena membuat candaan soal aksi pemerkosaan.

“Bisa-bisanya rape (perkosaan) dijadiin bahan candaan,” tulis akun tersebut.

Dari channel itu, telrihat salah satu video Verrel ialah ‘Diperkosa Om Deddy’. Video lainnya juga bertajuk serupa, yakni ‘Verrel Ditidurin Om Deddy.’

Tak hanya itu, beberapa foto di clickbait video itu juga bikin salfok. Pasalnya, terlihat Deddy Corbuzier seperti sedang menindih Verrel.

Alhasil, konten tersebut bikin netizen geram karena dianggap mempermainkan kasus pelecehan seksual. Meski begitu, video tersebut merupakan konten lama sekitar dua tahun yang lalu.

“Jijik banget deh.”

“Si Verrel emang cringe sih.”

Gimana menurutmu?

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini