Fix! Lion Air Pecat Pramugara dan Pramugari yang Kepergok Selingkuh, Netizen: Alhamdulillah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nasib Anoure Aslama dan Prilia Berlian, dua sejoli yang kepergok selingkuh istri sah kini jadi sorotan netizen. Pramugara dan pramugari itu resmi dipecat oleh maskapai tempat mereka bekerja, Lion Air.

Imbas dari video viral tersebut, pasangan selingkuh itu kini sudah dipecat dari perusahaan tempat mereka bekerja. Namun, informasi ini disampaikan bukan dari manajemen Lion Air melainkan dari Sinta, istri sah Anoure.

“Udah di-cut alhamdulillah dapet balasan yang setimpal,” kata Sinta lewat akun Instagramnya.

Lebih lanjut, Sinta yang tadinya berniat meneruskan kasus ini ke jalur hukum akhirnya memilih untuk mengurungkan niatnya tersebut.

Menurut Sinta, pemecatan dari Lion Air sudah cukup untuk memberikan efek jera bagi mereka berdua.

“Nggak (jadi) lapor ke polisi takut dia hidup makin susah yang penting udah dapat balasan yang setimpal,” beber Sinta.

Sebelumnya, viral video penggerebekan perselingkuhan di sebuah rumah di kawasan Jakarta. Kejadian itu direkam langsung oleh istri sama Anoure yang tengah berbadan dua.

Kejadian ini sontak mengundang komentar netizen. Mereka ikut bahagia mendengar pemecatan itu.

“Jangan kasih pesangon,” kata akun arieni_yunita.

“Alhamdulillah malu-maluin tempat kerja,” tulis akun ai_pong.

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini