Episode 10 Pecah, Rating ‘Hometown Cha Cha Cha’ Meroket!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama Korea Hometown Cha Cha Cha terus mencetak prestasi. Setelah sukses membalap drakor lainnya seperti ‘Nevertheless’, kini rating drama tersebut kembali meroket.

Dilansir Soompi, hal ini tak luput dari meledaknya episode 10 yang rilis pada Minggu 26 September 2021.

Menurut Nielsen Korea, episode terbaru ‘Hometown Cha-Cha-Cha’ mencetak peringkat nasional rata-rata 11,4 persen, mengambil tempat pertama dalam slot waktunya di semua saluran dan menetapkan rekor pribadi baru untuk pertunjukan.

Hometown Cha-Cha-Cha’ juga memecahkan rekor penonton pribadinya di antara demografi utama berusia 20 hingga 49 tahun. Mereka mencetak rata-rata nasional 6,3 persen dan tetap menjadi tempat pertama dalam slot waktunya.

Sementara itu, drama baru KBS 2TV ‘Young Lady and Gentleman’ menikmati peningkatan yang signifikan untuk episode kedua. Serial ini, merupakan program yang paling banyak ditonton dalam bentuk apa pun.

Drama yang ditayangkan pada hari Minggu ini mencetak peringkat nasional rata-rata 26,5 persen.

Sementara itu, bukti apiknya episode 10 Hometown Cha Cha Cha terbukti dari respon warganet. Kini, drama tersebut sukses menjadi trending topic di Twitter.

Episode 10 ‘Hometown Cha Cha Cha’ menceritakan kelanjutan Ji Seong Hyun yang berusaha mengungkapkan cintanya pada dokter gigi Yoon Hye Jin. Apakah cinta mereka akan berlabuh, atau Hye Jin masih menanti Hong Du Sik?

Jangan lupa ditonton ya!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini