Duh, Akun Instagram Paus Fransiskus Kepergok ‘Like’ Foto Model Seksi, Begini Kata Vatikan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar mengejutkan datang dari pemimpin tertinggi Vatikan, Paus Fransiskus. Akun Instagram resmi miliknya itu kepergok me-like sebuah foto seksi seorang model asal Brasil, Natalia Garibotto. Hal ini membuat pihak dari Vatikan angkat bicara.

Dilansir dari BBC, belum diketahui kapan tepatnya akun Instagram Paus Fransiskus itu me-like foto model seksi tersebut. Tetapi like itu hilang pada 14 November, akhir pekan kemarin. Dalam foto itu, tampak Garibotto berpakaian sangat seksi dengan seragam sekolah super ketat dan rok mini.

Peristiwa itu membuat juru bicara Vatikan buka suara. Dilansir dari The Guardian, like tersebut bukan berasal dari tempat suci itu.

Foto model Natalia Garibotto yang di like akun Instagram Paus Fransiskus (instagram/nataagataa)

Like tersebut bukan berasal dari Takhta Suci dan kami sedang meminta Instagram untuk mengusutnya,” kata juru bicara Vatikan.

Sumber dari pihak Vatikan pun menyatakan bahwa akun Instagram Paus Fransiskus dikelola langsung oleh tim khusus. Maka, mereka tengah menyelidiki para pegawai yang bertugas memegang akun tersebut.

Sementara itu, sang model Natalia Garibotto sempat menanggapi terkait postingannya yang di-like oleh akun Instagram Paus Fransiskus. Ia merespons dengan santai lewat cuitannya di akun Twitter.

“Setidaknya aku akan masuk surga,” kata Garibotto dalam Twitter-nya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

PP Tunas Buka Era Baru Perlindungan Anak Digital

Oleh: Damar Alamsyah )*Pemerintah resmi memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalamPelindungan Anak atau PP Tunas sebagai tonggak penting dalammemperkuat perlindungan anak di ruang digital. Kebijakan PP Tunas menandai perubahan pendekatan negara yang semakin adaptif terhadap tantangan perkembangan teknologi, sekaligusmenegaskan komitmen dalam menjaga generasi muda dari berbagairisiko di dunia maya.Regulasi PP Tunas hadir sebagai jawaban atas meningkatnya intensitaspenggunaan platform digital oleh anak dan remaja. Pemerintahmemandang ruang digital tidak lagi sekadar sarana hiburan, melainkantelah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang memerlukanpengaturan serius. Kebijakan negara melalui PP Tunas dirancang untukmemastikan ekosistem digital berjalan secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia, Kawiyan, menilai bahwakeberhasilan implementasi PP Tunas sangat ditentukan oleh kepatuhanplatform digital. Pandangan Kawiyan menegaskan bahwa seluruhketentuan dalam regulasi tersebut harus dijalankan secara konsisten oleh penyelenggara sistem elektronik agar perlindungan anak dapat terwujudsecara optimal.Kepatuhan platform digital mencakup berbagai aspek penting dalampengelolaan layanan. Kewajiban dalam PP Tunas meliputi klasifikasi usiapengguna, penentuan tingkat risiko layanan, serta pembatasan aksesberdasarkan usia sebagai instrumen perlindungan utama. Tanggungjawab platform...
- Advertisement -

Baca berita yang ini