Dikabarkan Tengah Mengandung Anak Pertama, Son Ye Jin dan Hyun Bin Banjir Ucapan Selamat

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Tepat pada 27 Juni 2022 malam waktu setempat, Son Ye Jin membagikan momen bahagianya dipostingan Instagramnya. Tampaknya pasangan itu tengah bersiap untuk menjadi ibu dan ayah.

Melansir dari Allkpop, ia memberi tahu penggemarnya, kini ia tengah mengandung anak pertamanya.

“Hari ini aku ingin menyampaikan kabar bahagia~ Kami kedatangan kehidupan baru (bayi). Rasanya masih sulit dipercaya,” tulisnya.

Pada Mei 2022, aktris dan agensinya membantah kehamilannya karena aktris tersebut masih belum yakin selama waktu itu ia tengah mengandung. Namun, ia mengungkapkan berita gembira itu kepada para penggemarnya terlebih dahulu melalui pesan yang menyentuh hati di media sosialnya.

Kini banyak penggemar lokal dan internasional, termasuk Indonesia, memberikan selamat untuk pasangan itu atas kehamilan anak pertama mereka.

“Selamat atas kehamilanmu, kalian akan menjadi ibu dan ayah yang luar biasa,” tulis netizen.

“Anak itu sangat beruntung, orang tuanya adalah Hyun Bin dan Son Ye Jin, lol.”

“Ini adalah berita bahagia. Bahagia untuk mereka berdua,” kata netizen lainnya.

Sementara itu, pasangan selebriti ini menikah pada Maret 2022 dan berbulan madu pada April 2022 di AS. Pengumuman ini muncul sekitar sebulan setelah rumor kehamilan Son Ye Jin awalnya mulai menyebar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Danantara, PSEL, dan Masa Depan Pengelolaan Sampah Indonesia

*) Oleh: Citra Ningrum OktaviaPemerintah tengah menghadapi salah satu tantangan paling mendesak dalampembangunan nasional, yakni darurat sampah perkotaan yang selama bertahun-tahun berjalan tanpa penyelesaian menyeluruh. Timbunan sampah yang terusmeningkat tidak lagi sekadar persoalan kebersihan lingkungan, melainkan telahmenjadi ancaman serius bagi kesehatan publik, kualitas ekosistem, hingga ketahananenergi nasional. Di tengah situasi tersebut, langkah pemerintah menggandengDanantara Indonesia untuk mempercepat pembangunan fasilitas PengolahanSampah menjadi Energi Listrik (PSEL) merupakan keputusan strategis yang menunjukkan keberanian negara keluar dari pola lama pengelolaan sampah yang stagnan. Penandatanganan nota kesepahaman pembangunan PSEL di enam lokasibersama 13 pemerintah daerah menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak lagi bekerjadengan pendekatan parsial, tetapi mulai membangun sistem pengelolaan sampahyang terintegrasi dan berorientasi jangka panjang.Lebih jauh, penerbitan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentangpercepatan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrikmemperlihatkan adanya keseriusan politik pemerintah dalam membenahi tata kelolasampah nasional. Menko Pangan, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa regulasitersebut telah mendorong langkah konkret pemerintah pusat dan daerah untukbergerak lebih cepat dalam pembangunan PSEL. Target pembangunan sedikitnya 25 lokasi PSEL dalam dua hingga tiga tahun ke depan bukan hanya ambisi administratif, melainkan kebutuhan nyata untuk mengatasi kedaruratan sampah di puluhankabupaten dan kota. Selama ini, banyak proyek pengolahan sampah tersendat akibatbirokrasi panjang, lemahnya koordinasi antarlembaga, dan ketidakjelasan pembagiankewenangan. Karena itu, penyederhanaan prosedur serta pembagian peran yang jelas antara pemerintah, Danantara, dan pihak-pihak terkait menjadi fondasi pentingagar proyek strategis ini tidak kembali terjebak pada pola lamban yang merugikanmasyarakat.Selain itu, keterlibatan Danantara Indonesia memberi dimensi baru dalampembiayaan dan tata kelola proyek infrastruktur lingkungan di Indonesia. Selama ini, pengelolaan sampah kerap dipandang sebagai sektor yang minim nilai ekonomisehingga tidak menarik bagi investor besar. Padahal, di berbagai negara maju, pengolahan sampah telah berkembang menjadi industri energi hijau yang bernilaitinggi dan berkelanjutan....
- Advertisement -

Baca berita yang ini