Disebut Bisa Hidupkan Orang Mati, Ekpresi Wajah Teman Firdaus Oiwobo Jadi Sorotan

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Beredar sebuah video yang memperlihatkan Firdaus Oiwobo yang tengah memperkenalkan temannya yang disebut-sebut bisa menghidupkan orang mati.

Dalam video yang viral di media sosial, Firdaus Oiwobo memperkenalkan sobat dukunnya yang ajaib bernama Wawan.

“Ini Mas Wawan, beliau viral kemarin menghidupkan orang mati. Orang udah meninggal dihidupkan. Dari jauh dihidupkan lagi. Sudah tiga hari meninggal,” ucapnya.

Wawan yang ditunjuk oleh Firdaus Oiwobo pun hanya tersenyum dan mengangguk-angguk mendengarkan semua pernyataan yang dilontarkan oleh pengecara dukun itu.

Netizen pun dibuat salah fokus dengan ekspresi wajah Wawan saat diperkenalkan oleh Firdaus sebagai orang yang dapat menghidupkan kembali orang yang telah wafat.

Netizen mengatakan bahwa ekspresi wajah Wawan terlihat sangat tertekan dan sangat ketar-ketir seolah takut jika disuruh buktikan kekuatannya.

“Yg ditunjuk mukanya ketar ketir, takut disuruh pembuktian,” tulis netizen.

“Nggak percaya diri dia. Yang ditunjuk aja bingung wkwkwk,” timpal netizen.

“Dari sorot matanya sih dia kayak, ‘Haaaah kok aku,’ bingung,” sahut netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini