Dibuat dari Darah hingga Kotoran Binatang, Inilah 5 Makanan Paling Ekstrem di Dunia

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Menyantap hidangan enak itu mungkin sudah biasa. Tapi bagaimana ya rasanya menyantap hidangan-hidangan super ekstrem yang dibuat dari bahan-bahan tak lazim?

Seperti beberapa hidangan berikut ini. Ada yang dibuat dari darah hingga kotoran hewan. Duh! Apa rasanya ya. Yuk simak ulasannya!

Sup Kiburu

Sup ini menjadi makanan favorit Suku Chagga di kaki Gunung Kilimanjaro. Bahan dasar pembuatan sup ini adalah pisang, kopi, dan kotoran binatang.

Sup Tien Khan

Sup tradisional khas Vietnam ini terbuat dari darah bebek segar. Sebelum dimasak, darah terlebih dahulu didinginkan dalam lemari es dan kemudian dimasak dengan bahan lainnya.

Sup Menudo

Sup tradisional ini terbuat dari bagian perut sapi dan bubur jagung. Butuh waktu lama untuk memasak sup ini.

Sup Naga-Harimau-Phoenix

Sup yang satu ini hanya ada di China Selatan. Karena bahan naga, harimau dan phoenix tidak ada maka diganti menggunakan bahan lainnya. Naga biasanya diganti kucing, harimau diganti musang, dan phoenix diganti ayam.

Sup Iguana

Sup ini ada di seluruh wilayah Karibia, khususnya di Aruba. Di kawasan tersebut, daging iguana dianggap serupa seperti ayam sehingga banyak digunakan sebagai bahan masakan. Daging iguana yang sudah dipisahkan dari tulangnya dimasak dengan sayuran.

Berita Terbaru

Akselerasi Pembangunan Papua untuk Keadilan yang Merata

Oleh: Andreas Wakerkwa)*Upaya akselerasi pembangunan di Papua terus menjadi prioritas strategispemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Melalui pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN), pembangunan di wilayah Papua tidak lagi dipandang semata sebagai proyek infrastruktur, melainkansebagai langkah komprehensif yang bertujuan menciptakan kesejahteraan yang merata, inklusif, dan berkelanjutan. Pendekatan ini menempatkan masyarakatsebagai pusat pembangunan, sehingga setiap kebijakan yang dijalankan diharapkanmampu menjawab kebutuhan riil masyarakat setempat.Ketua Lembaga Pengembangan Generasi Papua (Lempeng Papua), Pastor Catto Y. Mauri, S.Th., mengatakan bahwa PSN merupakan fondasi penting dalammendorong transformasi pembangunan di Papua. Ia memandang bahwapembangunan yang tengah berlangsung bukan sekadar pembangunan fisik sepertijalan, jembatan, atau fasilitas publik lainnya, melainkan bagian dari upaya besaruntuk membuka akses, meningkatkan kualitas hidup, serta memperkuat daya saingmasyarakat Papua di berbagai sektor.Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus melibatkan partisipasi aktif seluruhelemen masyarakat. Oleh karena itu, dukungan kolektif menjadi kunci keberhasilanimplementasi PSN di Papua. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat lokal diyakini mampu mempercepat tercapainya tujuanpembangunan yang berkeadilan. Dalam konteks ini, masyarakat tidak hanyamenjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki peran strategis dalammenentukan arah dan keberhasilan program.Lebih lanjut,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini