Demi Temani Deddy Corbuzier, Azka Sengaja Kena Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Deddy Corbuzier menyebut sang buah hati, Azka ‘mengcovidkan’ dirinya demi bisa menemaninya di rumah sakit.

Deddy akhirnya muncul dalam podcast terbarunya setelah beberapa waktu lalu mengatakan akan rehat sejenak tanpa menjelaskan alasannya. Kini, diketahui mantan mentalist itu sempat mengidap Covid-19 dan mengalami badai sitokin yang nyaris merenggut nyawanya.

Dalam podcast tersebut, Deddy mengundang Dokter Gunawan yang merawatnya selama mengalami badai sitokin. Dia mengaku kecewa kondisinya kritis karena merasa tubuhnya selalu fit, bugar, dan menjaga pola hidup sehat.

“Akhirnya saya masuklah ke rumah sakit dan kondisinya pada saat itu panas, demam, badan sakit semua, dan kecewa. Kecewa sekali, sangat kecewa, karena saya tidak menyangka, orang seperti saya bisa seperti itu, gitu,” kata Deddy.

“Dengan semua yang saya lakukan (pola hidup sehat), saya kecewa. Dan badai sitokin ini adalah masa kritis, di mana hidup atau mati,” ujarnya.

Deddy juga menyinggung soal putra semata wayangnya hasil pernikahan dengan Kalina Oktarani, Azka. Dia disebut rela terpapar Covid-19 demi menemani ayahnya di rumah sakit. Tapi, Deddy tak menjelaskan secara gamblang.

“Anak saya, Azka, itu ‘meng-covid-kan’ dirinya supaya bisa temani saya di rumah sakit. Tapi, that’s another story yang, kalau saya cerita, sedih sebenarnya,” katanya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Arah Kebijakan Fiskal Presiden Dorong Optimisme Dunia Usaha

Oleh: Hanif Putra )*Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI mengenai Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal(KEM-PPKF) RAPBN 2027 membawa optimisme baru bagi dunia usahadan arah pembangunan ekonomi nasional. Pemerintah menunjukkan keyakinan bahwa Indonesia memiliki fondasiekonomi yang kuat untuk menghadapi tekanan global sekaligusmempercepat pertumbuhan nasional dalam beberapa tahun mendatang.Kehadiran langsung Presiden Prabowo dalam menyampaikan kerangkakebijakan fiskal dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuatkepercayaan publik dan pelaku usaha. Pemerintah ingin memastikanbahwa arah pembangunan ekonomi nasional berada dalam kendali yang jelas, terukur, dan berpihak pada kepentingan rakyat.Presiden Prabowo menegaskan Indonesia memiliki modal besar berupabonus demografi, pasar domestik yang luas, serta kekayaan sumber dayaalam yang melimpah. Pemerintah memandang kombinasi tersebutmenjadi kekuatan utama untuk mendorong pertumbuhan ekonominasional yang lebih mandiri dan berdaya saing tinggi.Pemerintah Indonesia optimistis pasar domestik nasional memilikikapasitas yang sangat besar dan mampu menjadi penggerak utamapertumbuhan ekonomi. Dengan jumlah penduduk yang besar dan konsumsi masyarakat yang terus berkembang, pemerintah menilaiIndonesia memiliki peluang menjadi salah satu pusat pertumbuhanekonomi dunia.Selain itu, Presiden Prabowo juga memaparkan ketangguhan ekonomiIndonesia melalui capaian ekspor sejumlah komoditas strategis sepanjang2025. Pemerintah mencatat minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduanbesi menjadi penyumbang devisa besar bagi negara dengan nilaimencapai lebih dari US$65 miliar atau sekitar Rp1.100 triliun per tahun.Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam rantai perdagangan global. Potensi ekonominasional juga dinilai masih sangat besar karena Indonesia memilikisumber daya strategis lain seperti nikel, tembaga, logam tanah jarang, minyak bumi, dan kekayaan maritim yang belum dimaksimalkansepenuhnya.Melihat besarnya potensi tersebut, pemerintah berkomitmen memperkuattata kelola ekonomi dan meningkatkan efektivitas pengelolaan anggarannegara. Presiden Prabowo menilai peningkatan rasio penerimaan negara terhadap produk domestik bruto menjadi langkah penting agar kemampuan fiskal Indonesia semakin kuat dan mampu mendukungpembangunan jangka panjang.Pemerintah Indonesia juga mendorong upaya introspeksi nasional dalampengelolaan ekonomi agar kekayaan alam Indonesia benar-benarmemberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Langkah ini dinilaipenting untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus mengurangiketergantungan terhadap tekanan ekonomi global.Arah kebijakan fiskal yang disampaikan Presiden mendapat sambutanpositif dari kalangan parlemen. Anggota DPR RI Fraksi PKS,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini