Daebak! V BTS akan Jadi DJ Spesial untuk Acara Radio

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Sebelumnya, V BTS pernah berkata soal keinginannya untuk tampil di sebuah acara radio. Kini, member BTS itu dikonfirmasi akan tampil sebagai DJ spesial untuk sebuah acara radio lokal Korea.

Melansir dari Allkpop, V akan menjadi DJ spesial untuk acara radio ‘Kim Eana’s Starry Night’. Ia dijadwalkan akan tampil di acara itu selama dua malam.

Kabar ini baru saja diumumkan pada 26 September 2022 melalui akun media sosial resmi acara radio tersebut. Dengan mengatakan, anggota BTS tersebut akan tampil sebagai DJ spesial dari 27 sampai 28 September 2022.

Menurut postingan itu, penggemar bisa mendengarkan penampilan V BTS melalui stasiun radio Korea 95.5 Mhz atau 95.5 FM. Penggemar internasional juga bisa mendengarkan acara tersebut melalui aplikasi ‘mini’.

Sementara itu, V pernah mengungkapkan bahwa selain tengah mengerjakan album solonya, ia membahas soal bidang lain yang menarik minatnya.

“Sebagai permulaan, semua yang ARMY suka adalah yang aku suka. Jadi aku ingin mencoba semuanya. Ada pembicaraan tentang penampilan radio, jadi aku ingin mencoba radio,” ujarnya melalui wawancaranya dengan Vogue Korea.

Banyak penggemar yang menantikan pertunjukan dari member BTS itu. Beberapa di antaranya yang antusias dan bersemangat untuk mendengarkan penampilan V.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Perlindungan Jemaah Haji di Tengah Konflik Global

Oleh: Arifa Kirana Putri )*Pemerintah terus memperkuat langkah perlindungan terhadap jemaah haji Indonesia di tengah meningkatnya dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah. Situasi konflik yang melibatkan sejumlah negara menjadiperhatian serius pemerintah agar tidak berdampak terhadap kelancarandan keamanan penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi. Karena itu, koordinasi lintas kementerian, penguatan diplomasi, hinggakerja sama internasional terus diperluas demi memastikan seluruh jemaahdapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman.Komitmen tersebut terlihat dari penguatan kerja sama antara Polri dan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia. Pemerintah menilaiperlindungan jemaah tidak cukup hanya melalui pelayanan teknis ibadah, tetapi juga harus mencakup aspek keamanan, pendampingan hukum, serta pencegahan praktik ilegal yang dapat merugikan masyarakat.Dalam audiensi antara Wakapolri Dedi Prasetyo dan Wakil Menteri Haji dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini