Cuma Seumur Jagung, Olivia Rodrigo Dikabarkan Putus dengan Pacarnya

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Olivia Rodrigo dikabarkan baru saja putus dengan pacarnya yang bernama Zack Bia. Mereka hanya berkencan selama tiga bulan saja.

Melansir dari Just Jared, penyanyi sekaligus penulis lagu yang berusia 19 tahun itu dikatakan sudah mengakhiri hubungan asmaranya dengan seorang eksekutif musik yang berusia 26 tahun. Seorang sumber mengatakan, pasangan itu telah berpisah dan disebut hubungannya gagal.

“Hubungan mereka agak gagal. Mereka berkencan dengan santai tapi sudah lama tak menghabiskan waktu bersama. Tak ada masalah, mereka berdua (hanya berkendala soal) memiliki jadwal kerja yang berbeda dan kelompok teman yang berbeda,” kata sumber tersebut.

Diketahui, Olivia dan Zack awal memulai asmaranya sejak April 2022 saat acara Super Bowl. Namun baru dipublikasikan pada akhir Juni 2022.

“Mereka sudah berkencan sejak Super Bowl. Mereka sangat menyukai satu sama lain,” kata sumber tersebut saat Juni lalu.

Namun sampai saat ini pihak perwakilan Olivia belum memberikan komentar terkait hubungan Olivia Rodrigo dan Zack Bia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Sidak Ramadan sebagai Instrumen Stabilitas Pasar

Oleh: Yusuf Rinaldi)* Setiap memasuki bulan suci Ramadan dan menjelang Idulfitri, pemerintahmemastikan stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional tetap terjaga melaluilangkah pengawasan yang aktif dan terukur. Peningkatan aktivitas konsumsimasyarakat dipandang sebagai momentum positif yang mencerminkan perputaranekonomi yang dinamis. Dalam kerangka tersebut, inspeksi mendadak (sidak) menjadi instrumen strategis untuk memperkuat tata kelola pangan, memastikandistribusi berjalan lancar, serta menjaga keterjangkauan harga bahan pokok. Kehadiran langsung pemerintah di lapangan menegaskan komitmen kuat dalammelindungi kepentingan masyarakat, memperkuat transparansi rantai pasok, sertamembangun kepercayaan publik terhadap sistem pangan nasional yang tangguhdan responsif. Langkah tersebut terlihat nyata ketika Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional (Bapanas), Sarwo Edhy, turun langsung melakukan pemantauan di Pasar Jonggol, yang selama ini dikenal sebagai pasar penyangga bagi wilayah Bogor, Bekasi, hingga Jakarta. Kehadiran pejabat tinggi di titik distribusi akhir menunjukkan bahwapemerintah mengedepankan pengawasan berbasis kondisi riil lapangan. SarwoEdhy menegaskan bahwa selama Ramadan pemerintah tidak boleh lengah dan harus memastikan harga tetap terkendali serta distribusi berjalan lancar. Jika ditemukan ketidaksesuaian, langkah pembenahan akan segera dilakukan di lokasi. Hasil pemantauan memperlihatkan mayoritas komoditas pangan strategis beradadalam kondisi relatif stabil. Harga beras medium lokal berada di kisaran Rp13.000 per kilogram dan beras premium Rp14.500 per...
- Advertisement -

Baca berita yang ini