Bukan Debut di HBO Max, Film Channing Tatum ‘Magic Mike 3’ akan Ditayangkan di Bioskop

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Film ‘Magic Mike 3’ awalnya memang dijadwalkan akan debut di HBO Max. Namun tampaknya ada perubahan jadwal dan akhirnya diputuskan untuk dirilis di bioskop.

Melansir dari Just Jared, film ini akan menjadi yang ketiga dan terakhir dalam waralaba ‘Magic Mike’. Channing Tatum akan kembali sebagai karakter utama untuk angsuran baru dari film ‘Magic Mike’.

Warner Bros telah mengumumkan, film itu tak akan lagi tayang langsung di HBO Max. Melainkan, akan diputar secara perdana di bioskop pada awal 2023.

‘Magic Mike 3’ dijadwalkan akan tayang di bioskop pada 10 Februari 2023.

“Film ini semacam prosedur fiksi tentang bagaimana Mike memunculkan ide sebuah pertunjukan. Lalu ada banyak hambatannya untuk mencoba mewujudkan visinya tentang apa yang bisa menjadi hal baru ini,” kata sutradaranya, Steven Soderbergh pada Variety.

Tatum akan ditemani oleh Salma Hayek untuk membintang film tersebut. Di sini, Salma untuk menggantikan Thandiwe Newton.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini