Bintang ‘Extraordinary Attorney Woo’ Joo Hyun Young Batal Perankan Choi Su Yeon Saat Audisi

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Drama ‘Extraordinary Attorney Woo’ telah menjadi drama terpanas 2022. Tak heran, netizen jadi penasaran mencari tahu soal para pemerannya dari drama tersebut.

Mengutip dari Koreaboo, salah satu karakter yang menjadi favorit penggemar drakor ‘Extraordinary Attorney Woo’ ini adalah sahabat dari Woo Young Woo, Dong Geu Rami. Karakter itu diperankan oleh Joo Hyun Young.

Chemistry antara Joo Hyun Young dan Park Eun Bin membuat netizen menilai pertemanan mereka dalam drama adalah lambang tujuan dari persahabatan. Mereka juga telah menciptakan salah satu sapaan paling ikonik yang pernah ada dan jadi tren di kalangan para idola k-pop.

Namun sepertinya, Joo Hyun Young sebenarnya tidak berniat untuk memainkan perannya sebagai Dong Geu Rami. Melainkan ingin berperan sebagai pengacara Hanbada, Choi Su Yeon.

Aktris ini mengaku gugup saat ia memerankan Dong Geu Rami. Pasalnya karakter ini adalah salah satu kunci dalam pertunjukan tersebut.

“Awalnya aku gak yakin bisa memerankan Dong Geu Rami. Karena dia adalah karakter yang sangat dibutuhkan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, peran yang awalnya dia ikuti saat audisi bukanlah karakter tersebut.

“Aku memberi tahu penulis dan sutradara bahwa aku juga telah mempersiapkan peran Choi Su Yeon. Tapi mereka dengan ramah dan tegas mengatakan padaku bahwa mereka memiliki orang lain untuk bagian itu,” lanjutnya.

Sementara itu, karakter Choi Su Yeon akhirnya diperankan oleh Ha Yoon Kyung.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dimethyl Ether dan Transformasi Ketahanan Energi Indonesia

Oleh : Ricky Rinaldi *)Ketahanan energi menjadi salah satu isu strategis yang menentukan arahpembangunan nasional di tengah dinamika global yang terus berubah. Ketergantungan terhadap energi impor, fluktuasi harga komoditas internasional, serta meningkatnya kebutuhan energi domestik menuntut Indonesia untukmelakukan transformasi kebijakan secara menyeluruh. Dalam konteks tersebut, pengembangan Dimethyl Ether (DME) menjadi salah satu langkah penting dalammemperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantunganterhadap impor LPG.DME dipandang sebagai alternatif energi yang memiliki potensi besar untukmendukung kebutuhan rumah tangga dan industri. Pemanfaatan sumber dayadomestik untuk produksi DME membuka peluang bagi Indonesia untuk memperkuatkemandirian energi. Dengan cadangan batu bara yang melimpah serta potensihilirisasi energi yang besar, pengembangan DME menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun sistem energi yang lebih berkelanjutan.Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi harus dibangunmelalui pemanfaatan sumber daya nasional secara optimal. Indonesia tidak dapatterus bergantung pada impor energi yang rentan terhadap gejolak global. Oleh karena itu, transformasi sektor energi menjadi prioritas untuk memastikan kebutuhanmasyarakat dapat terpenuhi secara stabil dan berkelanjutan.Pengembangan DME juga menjadi bagian dari agenda hilirisasi industri nasional. Selama ini, sumber daya alam Indonesia banyak diekspor dalam bentuk bahanmentah tanpa memberikan nilai tambah maksimal di dalam negeri. Melalui hilirisasi, komoditas domestik dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang mendukungkebutuhan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menekankan bahwatransformasi energi harus diarahkan pada penguatan kemandirian nasional. Pengembangan DME tidak hanya bertujuan mengurangi impor LPG, tetapi juga memperkuat industri dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja baru. Denganpendekatan yang terintegrasi, sektor energi dapat menjadi motor pertumbuhanekonomi nasional.Salah satu keuntungan utama pengembangan DME adalah potensi penghematandevisa negara. Selama ini, impor LPG menjadi salah satu komponen besar dalampengeluaran energi nasional. Dengan memanfaatkan DME sebagai substitusi, ketergantungan terhadap impor dapat dikurangi secara bertahap. Langkah inimemberikan ruang fiskal yang lebih besar bagi pemerintah untuk mendukung sektorstrategis lainnya.Selain aspek ekonomi, pengembangan DME juga memiliki dampak strategisterhadap stabilitas pasokan energi. Ketika dunia menghadapi ketidakpastiangeopolitik dan fluktuasi harga energi, negara yang memiliki sumber energi domestikyang kuat akan lebih siap menghadapi tekanan global. Dengan memperkuatproduksi energi dalam negeri,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini