Bikin Haru, Begini Cara Suga BTS Rayakan Ulang Tahunnya yang Ke-28

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Kesuksesan BTS di industri KPop membuat para membernya memiliki penghasilan yang luar biasa. Meski demikian, BTS tidak menyimpan semua kekayaan itu untuk diri mereka sendiri melainkan juga untuk berbagi kepada yang membutuhkan.

Baru-baru ini, Suga BTS merayakan ulang tahunnya dengan cara yang spesial sekaligus membuat penggemar terharu. Suga yang berulang tahun pada 9 Maret lalu itu melakukan donasi untuk anak-anak.

Pada Kamis 11 Maret 2021, Rumah Sakit Dongsan Universitas Keimyung berbagi bahwa Suga menyumbangkan 100 juta won (sekitar Rp 1,2 miliar) untuk membantu merawat pasien kanker anak sebagai cara untuk merayakan ulang tahunnya yang ke-28, menurut perhitungan Korea.

“Saya berharap bantuan ini dapat membantu anak-anak yang tidak mendapatkan pengobatan karena keadaan keluarga yang sulit sehingga mereka dapat tumbuh sehat dan cemerlang,” kata Suga dilansir dari Soompi.

Cho Ji Heum, direktur Rumah Sakit Dongsan Universitas Keimyung, merasa tersentuh dengan apa yang dilakukan rapper bernama asli Min Yoongi itu. Tak lupa, ia juga mendoakan kesuksesan BTS di masa mendatang.

“Donasi Suga sangat menyentuh, dan kami berterima kasih untuk itu. Kami berharap pengaruh baik ini menyebar ke seluruh masyarakat. Kami bangga dengan anggota BTS yang meningkatkan prestise nasional melalui panggung yang bagus. Kami berharap Anda akan terus bekerja sebagai seniman yang dicintai di seluruh dunia. ”

Ini bukan pertama kalinya Suga memberikan donasi di hari ulang tahunnya. Pada tahun 2018, ia mengirimkan hadiah daging sapi Korea ke 39 panti asuhan sebagai cara untuk menepati janji yang telah ia buat kepada penggemar bertahun-tahun yang lalu.

Selain itu, pada Maret 2019, Suga mendonasikan 100 juta won (Rp, 1,2 miliar) ke Korea Pediatric Cancer Foundation. Dia memberikan donasi dengan nama “ARMY” dan menambahkan 329 boneka Shooky BT21. Uang itu digunakan untuk mendanai perawatan, operasi, terapi, dan sekolah bagi anak-anak yang didiagnosis menderita kanker.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini