Bersikap Ramah Kepada Seorang Satpam, Agnez Mo Banjir Pujian Netizen

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Nama Agnez Mo tentu sudah sangat akrab di telinga netizen Indonesia.

Karya-karyanya selalu berhasil diterima masyarakat Indonesia, bahkan kini dirinya telah menjadi penyanyi yang sudah go international.

Namun, kepopulerannya sama sekali tidak membuat Agnez Mo menjadi seorang yang angkuh dan sombong.

Dilansir dari video yang diunggah oleh @rumpi_gosip, tampak sebuah video yang memperlihatkan Agnez Mo bersikap ramah kepada seorang satpam.

Penyanyi kelahiran 1 Juli 199 tersebut berbincang dengan satpam dengan santai tanpa adanya jarak dan terlihat sangat akrab.

Bahkan tak jarang Agnez Mo memperlihatkan senyumnya yang manis saat tengah berbincang dengan satpam yang diketahui bernama Billy.

Diva international itu terlihat mengenakan pakaian santai seraya menanyakan ketersediaan tempat parkir kepada satpam tersebut.

“Saya bisa parkir di sini nggak ya? Saya mesti ke situ, ke gedung situ,” ujarnya.

Satpam tersebut lantas memastikan gedung mana yang akan dituju oleh penyanyi cantik tersebut seraya mencoba mengenali wajah yang baginya sudah sangat familiar.

“Gedung Sinarmas?” tanya sang satpam.

“Mbak Agnez Mo ya?” satpam kembali bertanya dengan nada antusias.

Dengan ramah, Agnez pun menjawab pertanyaan satpam tersebut dengan senyum yang manis.

“Iya,” jawab  Agnez.

Seolah tidak percaya dengan kenyataan yang ada di depannya, satpam tersebut kembali memastikan kebenaran sosok Agnez Mo yang ada di depannya

“Beneran? Serius?” satpam kembali meyakinkan.

“Iya, tu lagi ngomong sama my fans,” ujar Agnez sambil mengarahkan kamera ke arah satpam tersebut.

“Ohh, bisa ketemu langsung,” kata sang satpam senang.

Melihat hal itu, para netizen pun menilai bahwa Agnez memiliki sikap yang amat sangat ramah dan memberikan pujian atas sikapnya tersebut.

“Duit? Banyak, pinter? Jelas, terkenal? Udah lama, cantik? Iya, prestasi? Ada banget she is Agnezmo,” tulis netizen.

“Ini lah pentingnya attitude, bikin kagum dunia,” tambah netizen.

“Emang dia baik banget pernah berpapasan di GI langsung nyapa,” tutup netizen.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Minyakita dan Strategi Pemerintah Menjaga Keseimbangan Pasar

Oleh : Antonius UtomoMinyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok yang memiliki pengaruh besar terhadap kehidupan masyarakat Indonesia. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar dan tingkat konsumsi minyak goreng yang tinggi, stabilitas harga dan ketersediaan produk inimenjadi perhatian utama pemerintah. Dalam konteks tersebut, program Minyakita hadir sebagaiinstrumen strategis untuk memastikan masyarakat tetap dapat memperoleh minyak goreng dengan harga yang terjangkau sekaligus menjaga keberlangsungan industri sawit dan minyakgoreng nasional.Sejak diperkenalkan sebagai minyak goreng rakyat, Minyakita dirancang untuk menjadi solusiatas fluktuasi harga minyak goreng yang kerap terjadi akibat dinamika pasar global maupundomestik. Keberadaan Minyakita tidak hanya bertujuan menjaga daya beli masyarakat, tetapijuga menjadi bagian dari upaya pemerintah menciptakan keseimbangan antara kepentingankonsumen, produsen, distributor, dan pelaku usaha di seluruh rantai pasok. Dengan demikian, Minyakita menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasionalyang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari masyarakat.Kementerian Perdagangan bersama berbagai pemangku kepentingan juga terus memperkuatmekanisme distribusi agar Minyakita dapat menjangkau seluruh wilayah Indonesia secara lebihefektif. Dalam pelaksanaannya, pemerintah melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN pangan seperti Bulog dan ID Food, guna memperluas jaringan distribusi dan memperkuatpengawasan terhadap penyaluran minyak goreng rakyat. Langkah ini menjadi bagian daristrategi besar pemerintah untuk memastikan bahwa manfaat program Minyakita dapatdirasakan secara merata oleh masyarakat di berbagai daerah.Upaya tersebut menunjukkan bahwa pengendalian harga tidak semata-mata dilakukan melaluipenetapan Harga Eceran Tertinggi (HET), tetapi juga melalui pembenahan tata niaga dan rantaidistribusi. Pengalaman beberapa tahun terakhir menunjukkan bahwa perbedaan harga di tingkat konsumen sering kali dipengaruhi oleh hambatan distribusi, biaya logistik, dan keterbatasan pasokan di wilayah tertentu....
- Advertisement -

Baca berita yang ini