Begini Rincian Kekayaan Keponakan Prabowo yang Maju Pilwalkot Tangsel

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Rahayu Saraswati Djojohadikusumo ikut meramaikan Pilkada serentak tahun 2020. Keponakan Prabowo Subianto ini menjadi Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, berpasangan dengan Sekda Kota Tangsel Muhammad.

Melansir Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) KPK, Sara memiliki total harta senilai Rp 19.022.442.005. Tercantum waktu pelaporan 15 April 2019/Periodik-2018.

Adapun rinciannya antara lain, total nilai tanah dan bangunan sebesar Rp 14.620.824.000, harta bergerak lainnya Rp 200.000.000, surat berharga Rp 1.590.000.000, juga kas dan setara kas senilai Rp 3.819.366.398.

Sementara untuk kategori alat transportasi dan mesin, total nilainya adalah Rp 960.000.000. Sara memiliki Toyota Alphard tahun 2011, dengan status hibah dengan akta, senilai Rp 380.000.000.

Kemudian ada Toyota Fortuner lansiran 2012, hasil sendiri dengan nilai Rp 230.000.000. Terakhir ada satu unit Lexus tahun 2014, hasil sendiri dengan nilai Rp 350.000.000.

Namun dalam LHKPN yang dilaporkan pada 2 September 2020, Sara memiliki dua mobil baru. Mobil-mobil sebelumnya dihapus, dan digantikan Toyota Vellfire tahun 2019 dengan status hasil sendiri, senilai Rp 900 juta dan Toyota Voxy lansiran 2019 senilai Rp 400 juta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini