Bebas Murni, Saipul Jamil Kok Panen Hujatan?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pedangdut Saipul Jamil resmi bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Kamis 2 September 2021. Kebebasan penyanyi yang akrab disapa Bang Ipul ini sontak bikin heboh warganet.

Di hari pertama kebabasannya, Bang Ipul mendapat banyak sambutan setelah dipenjara selama lima tahun atas kasus pelecehan seksual. Namun, di tengah pujian dan sambutan, mantan suami Dewi Perssik ini juga panen hujatan.

Banyak netizen yang menyambut pedas kebebasan Bang Ipul. Mereka berpikir, kasus yang pernah dilakukan Saipul tak seharusnya membuat dirinya banjir pujian di hari kebebasannya ini.

“Cuma di Indonesia mantan napi,kasus cabul LG pas bebas malah tv berebut ngundang.”

“Dia tu masuk penjara gegara ngelecehin anak kecil pedofil we pedofil, oke lah kalau mau di sambut sama keluarga nya ajaa ini sampe ditipi ditayangin.”

“Cuma di Indonesia ex-napi Saipul Jamil bebas dari penjara dapet treat seolah² dia baru menang Grammy,” kata akun andibazaar.

Begitu cuitan para netizen saat kebebasan Saipul Jamil viral di sosial media. Mereka berpikir, penyambutan tak perlu sangat meriah mengingat kasus yang menimpanya adalah pelecehan seksual.

Hal itu diperparah dengan banjirnya undangan televisi yang meyambut Bang Ipul. Warganet pun semakin heboh dan menghujatnya di sosial media.

Sebelumnya, kebebasam Saipul Jamil sukses bikin heboh industri hiburan. Namun, kebebasannya menuai pro dan kontra.

Sebbab, muncul kabar Saipul akan menerima banyak pekerjaan di televisi. Netizen mengecam karena memikirkan perasaan korban jika melihatnya lagi di layar kaca.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini