Balik dari AS, Lee Jung Jae Terkonfirmasi Positif Covid-19

Baca Juga

MATA INDONESIA, SEOUL – Lee Jung Jae baru saja kembali dari AS untuk menghadiri acara penghargaan Emmy Awards. Selain itu, ia juga menghadiri beberapa acara lainnya selama di AS.

Kini bintang ‘Squid Game’ itu justru pulang ke Korea Selatan dikonfirmasi positif Covid-19.

Melansir dari Star News, pihak agensi Lee Jung Jae baru saja merilis pernyataan resminya soal kondisi kesehatan artisnya itu pada 20 September 2022 pagi waktu setempat. Pihak agensi mengumumkan, tes PCR yang dilakukannya setelah kembali ke Korea dipastikan positif.

“Saat ini, kami telah menangguhkan semua jadwal dan isoman sesuai dengan pedoman otoritas karantina,” kata agensinya.

Aktor itu dikabarkan akan melakukan karantina mandiri di rumahnya.

Sementara itu, aktor tersebut baru saja pulang membawa penghargaan ‘Aktor Terbaik’ dari Emmy Awards 2022. Setelah itu ia menghadiri Festival Film Internasional Toronto untuk penayangan film yang disutradarai olehnya, ‘Hunt’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini