MATAINDONESIA, JAKARTA – Sebuah kalimat bijak mengatakan, ketika Allah SWT menaikkan level ekonomimu, maka naikkanlah level shodaqohmu. Bukan justru level kehidupanmu yang dinaikkan, demi berkah hidupmu.
Yang perlu diingat adalah, ketika Allah SWT menaikkan level ekonomimu, maka sesungguhnya Allah SWT sedang menitipkan milik orang lain lewat dirimu. Artinya, saat kehidupan dan sektor ekonomi membaik, maka berbagilah dan bershodaqohlah kepada keluargamu atau orang lain yang membutuhkan.
Dan ketika kamu telah bershodaqoh memohonlah kepada Allah SWT agar dijauhi dari sifat riya. Pasalnya, sifat riya kerap muncul dalam diri manusia ketika atau usai melakukan kebaikan.
Agar ibadah kita, shodaqoh kita terhindar dari riya maka kuncinya adalah memupuk rasa ikhlas. Sebab ikhlas beribadah hanya semata karena Allah SWT, dengan sendirinya akan membentengi dan memperkuat mental kita untuk jauh dari sifat riya tersebut.
Meski begitu, guna menjauhi sifat riya yang kerap hadir dalam tubuh kita, mintalah kepada Allah SWT agar kita senantiasa dilindungi. Berikut doa yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW.
“Allahumma inni audzubika an usyrika bika wa ana a’lamu wa astaghfiruka lima la a’lamu.”
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan menyekutukanMu di saat aku mengetahui dan aku mohon ampunan dari sesuatu yang aku tidak mengetahui.”