Auto Galau, 3 Zodiak Ini Diprediksi Patah Hati di 2021

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA–Memasuki tahun 2021, masyarakat mulai mencari prediksi untuk peruntungan mereka ke depan. Salah satunya yang bikin penasaran ialah soal kisah asmara.

Di tahun 2021 ini, ada beberapa zodiak yang diprediksi bakal mengalami masalah dalam kondisi hubungan percintaannya. Kejadian tersebut bakal bikin sederet zodiak ini jadi patah hati.

Apakah zodiakmu salah satunya yang bakal galau tahun ini? Yuk simak!
1. Capricorn (22 Desember – 19 Januari)
Capricorn berdasarkan ramalan zodiak 2021 akan patah hati tahun ini. Pasalnya, Capricorn terlalu berharap pada sosok yang disukainya sehingga akan mendatangkan kekecewaan.
Untuk menghindarinya, ada baiknya kamu mengurangi apa yang sedang kamu pikirkan tentang si dia. Jangan berharap yang muluk-muluk dan akan membuat hatimu sakit.
2. Libra (23 September – 22 Oktober)
Peringatakan untuk para Libra. Jika cinta hanya menimbulkan duka di hati lebih baik jangan diteruskan.
Bersikaplah tegas jika memang tidak suka sebaiknya jangan memberinya harapan yang terlampau tinggi. Menunggunya terlalu lama bisa membuatmu patah hati dan menimbulkan galau yang berkepanjangan.
3. Aries (21 Maret – 19 April)
Karena terlalu bucin, Aries diprediksi patah hati tahun ini. Kamu harus tetap bisa berpikir logis meskipun sudah kena virus cinta yang sudah membiusmu.
Maka, di tahun 2021 ini Aries gampang termakan gombal dan rayuan-rayuan. Hal itu  cukup bisa membuatmu terpuruk dan patah hati jika mengharapkan hal-hal yang terlalu berlebihan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini