Austin Butler Akui Butuh Waktu Berbulan-bulan Setelah Syuting ‘Elvis’ Agar ke Jati Dirinya Lagi

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Austin Butler resmi perankan Elvis Presley untuk film biografi ‘King of Rock and Roll’ dalam film ‘Elvis’. Baru-baru ini, Austin mengakui, dirinya membutuhkan waktu hingga berbulan-bulan untuk menemukan jati dirinya kembali usai perankan Elvis.

Mengutip dari Collider, Austin membicarakan soal tekanannya dalam mengambil peran yang begitu penting itu. Bagaimana dirinya membutuhkan waktu berbulan-bulan setelah syuting untuk menemukan dirinya kembali.

Juga, alasannya tak melihat keluarga atau teman-temannya selama dua tahun saat mengerjakan film itu. Ia memiliki ketakutannya sendiri dengan berpikir Priscilla dan Lisa Marie Presley menonton film tersebut.

“Itu benar-benar beberapa bulan yang solid sebelum aku benar-benar merasakan kemiripan yang normal sesudahnya. Aku tidak pernah melakukan sesuatu dengan cara di mana aku mengesampingkan hidupku,” ujarnya.

Tapi saat diketahui filmnya sudah ditonton oleh Priscilla dan Lisa Marie Presley, perasaan stress yang dirasakannya selama ini hilang.

Sementara itu, film ini akan tayang di bioskop Indonesia pada 24 Juni 2022.

‘Elvis’ menceritakan tentang hubungan rumit antara Kolonel Tom Parker (diperankan oleh Tom Hanks) dan Elvis Presley (diperankan oleh Austin Butler). Kisahnya berfokuskan dari sudut pandang Parker.

Kisah ini berlangsung selama lebih dari dua dekade dan mencakup ketenaran Presley. Dengan latar belakang lanskap budaya yang berkembang dan hilangnya kepolosan di AS.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini