Apakah Mengonsumsi Air Dingin Menyehatkan?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA- Mengonsumsi air putih setiap hari sangat penting untuk tubuh. Sebab kandungan tubuh manusia sekitar 60 persen dari cairan. Namun, sering kali terdapat perbedaan terkait air panas atau dingin yang lebih baik untuk diminum setiap hari. Dengan hal tersebut, apakah dengan minum air dingin menyehatkan?

Melansir dari Medical News Today, “Menurut tradisi pengobatan Ayurveda India, air dingin dapat menyebabkan ketidakseimbangan tubuh dan proses sistem pencernaan. Alasannya, tubuh perlu mengeluarkan energi untuk menyempurnakan suhu ini setelah minum air dingin. Lalu, Ayurveda juga mengatakan ia percaya bahwa air hangat atau panas membantu melancarkan pencernaan. Namun, dalam pengobatan Barat, hanya ada sedikit bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa minum air dingin berdampak buruk bagi tubuh atau pencernaan.”

Faktanya, minum air dingin dapat membantu membakar beberapa kalori ekstra dalam tubuh. Saat minum air dingin, tubuh harus bekerja sedikit lebih keras untuk membuat suhu air menjadi normal. Dalam proses tersebut, akhirnya dapat membakar kalori untuk menghasilkan energi itu. Meskipun jumlah kalori yang dibakar tak banyak.

Adapun fakta lainnya mengonsumsi air dingin setelah berolahraga dapat membantu menaikkan suhu tubuh menjadi normal. Beberapa penelitian menunjukkan, bahwa perut kita dalam menyerap air dingin lebih cepat dibandingkan air hangat saat berolahraga. Sebagai hasilnya, dehidrasi berkurang selama melakukan aktivitas tersebut. Selain itu, dapat memperlambat kenaikan suhu tubuh saat berolahraga di tempat yang panas atau lembab.

Sebagian orang menjauhi air dingin dan mengira kebiasaan tersebut dalam menimbulkan beberapa penyakit. Sebenarnya air dingin memiliki manfaat tersendiri bagi kesehatan, seperti membantu menaikkan mood, menurunkan berat badan, cepat kembalikan energi, tingkatkan metabolisme, memerangi heat stroke, membantu menurunkan suhu tubuh setelah berolahraga, membuat kulit menjadi sehat, meredakan deman, memudahkan bantu ginjal terbuang melalui urine, meringankan nyeri otot dan membantu sembelit.

Hal tersebut tidak berarti bahwa air dingin secara keseluruhan lebih baik dari pada yang lain. Hanya hal-hal tertentu saja di mana air dingin dapat bermanfaat bagi tubuh manusia. Adapun risiko meminum air dingin yang perlu kita ketahui, dapat menyempitkan pembuluh darah dan ini akan menyebabkan pengurangan hidrasi. Lalu, usai mengkonsumsi makanan besar, diusahakan tak meminum air dingin. Hal tersebut membuat tubuh kita dapat mengalami gangguan pencernaan.

Reporter: Azizah Putri Octavina

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Employment from the Village: Koperasi Merah Putih dan Ekonomi Kerakyatan

Oleh : Pratama Dika SaputraGagasan membangun ekonomi nasional dari desa kembali menemukan momentumnya melalui program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah. Dalam konteks ketimpanganpembangunan yang masih menjadi pekerjaan rumah, pendekatan berbasis desa menjadi strategi yang tidak hanya relevan, tetapi juga mendesak. Desa bukan lagi dipandang sebagai objek pembangunan semata, melainkan sebagai subjek utama yang memiliki potensi besar dalammenciptakan lapangan kerja, memperkuat ketahanan ekonomi, serta mendorong kemandirian nasional. Program Koperasi Merah Putih menjadi representasi nyata dari upaya tersebut, denganorientasi pada penciptaan employment from the village yang berbasis ekonomi kerakyatan.Target ambisius pemerintah untuk membangun lebih dari 25 ribu koperasi dalam waktu singkatmencerminkan keseriusan dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi berbasis komunitas. Presiden Prabowo Subianto menilai bahwa koperasi harus menjadi institusi ekonomi yang nyata, bukan sekadar formalitas administratif. Oleh karena itu, koperasi dirancang memiliki fasilitaslengkap seperti gudang, alat pendingin, hingga kendaraan distribusi agar mampu beroperasisecara efektif dan efisien. Langkah ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berfokuspada kuantitas, tetapi juga kualitas kelembagaan yang mampu menjawab kebutuhan riilmasyarakat desa.Kehadiran koperasi sebagai agregator ekonomi desa memiliki implikasi besar terhadappenciptaan lapangan kerja. Dengan memotong rantai distribusi yang panjang, koperasi dapatmeningkatkan nilai tambah produk lokal sekaligus membuka peluang kerja baru di sektorlogistik, pengolahan, hingga pemasaran. Model ini memungkinkan masyarakat desa untuk tidaklagi bergantung pada pusat-pusat ekonomi di kota, melainkan menciptakan ekosistem ekonomiyang mandiri di wilayahnya sendiri. Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi menekanurbanisasi serta mengurangi kesenjangan ekonomi antarwilayah.Lebih jauh, Koperasi Merah Putih juga dirancang sebagai solusi terhadap persoalan klasik yang dihadapi petani dan nelayan, yakni keterbatasan akses pasar dan pembiayaan. Dengan adanyalayanan simpan pinjam, distribusi pupuk, hingga fasilitas penyimpanan seperti cold storage, koperasi dapat menjadi tulang punggung bagi sektor produktif di desa. Hal ini sejalan denganupaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan energi nasional, yang sangatbergantung pada optimalisasi potensi daerah.Namun demikian, skala besar program ini juga menghadirkan tantangan yang tidak kecil. Direktur Eksekutif INDEF Esther Sri Astuti mengingatkan bahwa keberhasilan koperasi sangatditentukan oleh kualitas sumber daya manusia dan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini