Anak Baim Wong Terkena Flu Singapura, Netizen Banjiri Doa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Kabar tak sedap datang dari pasangan selebritis, Baim Wong dan Paula Verhoevon. Putra mereka, Kiani Tiger Wong positif terpapar flu Singapura.

Hal tersebut terungkapkan dari salah satu video dalam kanal Baim Paula yang diunggah pada 29 April 2021. Dalam video tersebut, terlihat bahwa Kiano sedang nangis ketika dipaksa meminum obat.

“Udah lari-lari dia, tapi semalam masih anget udah minum obat,masih susah makan dianya sariawan,” ungkap Paula.

Meski sedang sakit, Baim dan Paula tetap memposting keceriaan dan tingkah lucu Kiano di sosial media mereka. Tak lupa, pasangan ini juga meminta doa untuk kesembuhan Kiano.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by baim wong (@baimwong)

“Masya Allah Tabarakallah, lagi sakit masih bisa senyum begini,” tulis Baim di akun IG-nya.

Alhasil, momen sakitnya putra Baim Wong dan Paula ini membuat netizen sedih. Mereka pun ramai-ramai memanjatkan doa untuk kesembuhan Kiano.

“Cepet sembuh anak ganteng,” kata akun winda_farahsati.

“Kiano aku doakan lekas sembuh,” komentar akun odhe.89.

“Cepar sembuh Kiano,” kata akun ikhlasul1210.

Sebelumnya, Paula menemukan bintik-bintik merah pada tubuh Kiano. Namun, Paula tak mengetahui gejala tersebut dan menganggapnya hanga dampak dari panasnya sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini