Alicia Vikander Bocorkan Soal Film Sekuel ‘Tomb Raider’

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Alicia Vikander baru-baru ini membocorkan soal nasib film ‘Tomb Raider’. Tampaknya status sekuel film itu masih dalam ketidakpastian.

Melansir dari Entertainment Weekly, Alicia mengatakan bahwa sekuel yang telah lama ditunggu-tunggu untuk adaptasi film 2018 ‘Tomb Raider’ dalam keadaan tak pasti. Setelah pengembangan Lovecraft Country Misha Green sebelumnya ditunjuk untuk menulis dan menyutradarai kelanjutannya.

Terutama saat MGM diakuisisi oleh Amazon pada Maret 2022.

“Dengan pembelian MGM dan Amazon, aku tidak tahu. Sekarang ini semacam politik. Kupikir Misha (Green) dan aku sudah siap, jadi ini ada di tangan orang lain, jujur saja,” katanya.

Alicia menambahkan bahwa dirinya juga tak bisa mengatakan banyak tentang visi Misha Green untuk film itu. Namun sebelumnya ia mengatakan bahwa sekuelnya sudah ada sebelum wabah virus Corona.

Semuanya terhenti dalam beberapa tahun terakhir.

“Aku harap kami pergi dan membuat film lain. Karena pandemi, kami memiliki rencana untuk syuting film ini (sekuel Tomb Raider) dan sekarang sudah satu setengah tahun. Tapi Misha Green ada di dalamnya dan dia tengah menulis draf sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, film ini sebelumnya sudah dimainkan oleh Angelina Jolie pada 2001 dengan judul ‘Lara Croft: Tomb Raider’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini