Aldi Taher Siap Nikahi Nissa ‘Sabyan’, Netizen Berebut Ingin Ruqyah

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Drama perselingkuhan dua personel Sabyan Gambus, Ayus dan Nissa menemui fakta baru. Usai Ayus mengakui perbuatan khilafnya itu, kini artis sensasional Aldi Taher jadi ikut-ikutan.

Lewat postingan di Insta Storynya, Aldi mengungkapkan kekesalannya dengan Ayus. Ia menilai Ayus tidak berperan sebagai laki-laki sejati dalam kasus perselingkuhan ini. Hal itu turut diunggah oleh akun gosip Instagram, @mak_inpoh.

Aldi Taher sebut mau nikahi Nissa ‘Sabyan’ (instagram/mak_inpoh)

“Jadi laki-laki sejati bor, @ayus.sabyanofficial tabayun klarifikasi,” tulis Aldi dalam unggahannya.

Tak sampai di situ, mantan suami Dewi Perssik ini juga mengatakan bakal menikahi Nissa Sabyan jika Ayus tak bertindak jantan.

“Kalo gak nikahin @nissa_sabyan tar Insya Allah gue yang nikahin nih,” tulisnya.

Respons Aldi itu sontak mengundang komentar warganet. Mereka merasa Aldi terlalu ikut campur dan pansos. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang ingin meruqyah Aldi.

“Jadi pingin ngeruqiyah ustad Aldi deh,” kata akun deescook_ing.

“Pansos terus ustad geloo,” kata akun yeyenmasriyani91.

“Udah ngga waras,” kata akun firda_fiorentinaa.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini