Alasan Cinta Kuya Tak Ceritakan Alami Pelecehan Seksual ke Orangtua, Sibuk Kerja?

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Belum lama ini anak presenter Uya Kuya, Cinta Kuya curhat bahwa dirinya mengalami pelecehan seksual di media sosial. Bahkan, ia sampai minta tolong dengan netizen.

Rupa apa yang di alami Cinta ini tak ia ceritakan kepada orangtuanya, Uya Kuya dan Astrid Khairunisha. Dalam utasan terbarunya, Cinta menjelaskan alasan yang membuatnya takut menceritakan hal tersebut ke orangtuanya.

Cinta mengungkapkan kondisinya saat ini. Ia juga menceritakan bagaimana orangtuanya jarang bermain Twitter karena sibuk bekerja.

BACA JUGA: Heboh Curhat Cinta Kuya Alami Pelecehan Seksual, Sampai Minta Tolong ke Netizen

“Hi everyone, aku udah tenangan kok it’s alright. But i know sebagai artis ataupun public figure emang itu lah konsekuensinya, dari dulu emang pernah ada yang begitu juga tp aku keep it up sendiri. tp karena acc itu sudah keterlaluan, bukan aku doang, ya aku harus speak up:),” tulis Cinta mengawali utasannya.

“Ngmong sm ortu itu berat loh, sangat berat. masih ada rahasia yang belum pernah aku bilang ke ortu sendiri. Tapi mslh disini, ortu aku juga jrg buka twt, jdi aku minta mutual aku buat report dan block. ortu aku juga sibuk dengan kegiatan mereka. gbs buka twt tiap saat kek aku dong,” lanjutnya.

Meski begitu, Cinta akhirnya menyadari bahwa ia tak bisa menyimpan masalahnya seorang diri. Remaja 16 tahun itu kemudian membeberkan alasan sebelumnya takut bercerita kepada orangtuanya.

“Tapi karena emang aku tau, lebih baik di omongin, ahkirnnya aku bilang ke mama. sudah. sampai sini, aku udah bilang ortu ya,” jelas Cinta.

“Takut ya takut karena aku takut mama papa aku jadi takut juga, aku gamau bikin beban lebih ke mereka, karena mereka sudah punya beban lainnya,” lanjut pemilik nama asli Cinta Rahmania Putri Khairunnisha itu.

BACA JUGA: Beli iPhone 11 Seharga Rp 60 Juta, Putra Uya Kuya Nyaris Dibawa ke Pos Satpam

Cinta lantas mengucapkan terima kasih kepada netizen yang sudah peduli dan membantunya me-report akun yang sudah mengunggah foto-fotonya. Selain itu ia juga mengingatkan agar mutualnya bisa lebih bijak dalam memberikan komentar di media sosial.

“Makasih semuannya buat support aku. aku baca reply kalian semua dan aku sangat berterima kasih. lbh baik gausah sangkut pautin dgn keluarga ya, lbh baik dan bijak buat comment. Artis jg punya perasaan kok:) lebih bijak menggunakan sosmed ya, aku pun juga sama. saling mengingatkan.”

Sebelumnya, Cinta bercerita jika ada sebuah akun yang mengunggah foto dirinya dengan memberikan caption tak senonoh. “Masii kecil tapi udah gede,” demikian caption yang ditulis akun Twitter bernama sukasamaartis tersebut sembari berfokus ke bagian dada Cinta.

Cinta pun merasa terganggu dengan postingan akun tersebut. Sampai-sampai ia meminta bantuan followers-nya untuk me-report akun itu.

“Can yall please report that account so there is no others victim please..? (bisakah kalian melaporkan akun itu sehingga tidak ada korban lain, tolong),” cuit Cinta di akun Twitter-nya, dikutip Kamis, 9 Juli 2020.

 

Cinta pun mengatakan, gara-gara tindakan akun tersebut dirinya jadi tidak percaya lagi. “I feel not confident anymore (aku merasa tak percaya diri lagi),” kata Cinta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini