Alasan BCL Ajak Ariel NOAH Kolaborasi saat Konser di Singapura

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Bunga Citra Lestari (BCL) mengajak Ariel NOAH kolaborasi dalam konser yang digelar di Singapura. Dia punya alasan tersendiri di balik keputusannya tersebut.

BCL akan menggelar konser di Resort Wolrd Sentosa, Singapura, 19-20 Agustus 2022. Ini merupakan konser pertama taraf internasional.

Pada konser ini, BCL akan berkolaborasi dengan Ariel NOAH dan Alvin Jo. Dia menjelaskan alasan di balik keputusannya mengajak dua penyanyi itu kolaborasi.

“Kalau misalnya ada bintang tamu Ariel dan Alvin, aku tadi udah jelasin Alvin tuh sebagai anak didik aku (di X Factor),” ujarnya.

“Aku rasa setelah X Factor selesai aku bisa membawa dia lagi lebih bersinar lagi dan dilihat banyak sekali orang yang lebih lagi tidak hanya di Indonesia tapi kita bawa ke Singapura. Mudah-mudahan ini bisa. He deserves it kalau menurut aku,” katanya.

Sementara itu, BCL mengaku sudah sangat mengenal sosok Ariel dan sering menjalani project bareng. Jadi, kolaborasi tersebut berdasarkan faktor kedekatan.

“Kalau untuk Ariel, ya tadi aku udah bilang sama Ariel udah banyak sekali kolaborasi bersama-sama gitu ya. Kita emang punya lagu duet bareng dan itu tidak cuma satu lagu, ada dua lagu ya yang kita punya. Ya di panggung apalagi kita sering berkolaborasi di televisi maupun di offair,” ucapnya.

“Kitanya pun happy dan dia juga salah satu teman sekaligus rekan kerja yang banyak sekali membantu aku di proses aku untuk bisa siap memperkenalkan diri aku yang baru. Itu salah satunya Ariel, dari segi musikalitas. Banyak ngebantu aku,” ungkapnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Desa Menjadi Pilar Penting Penguatan Ketahanan Ekonomi Nasional

Oleh: Zahra Anindita )*Penguatan ketahanan ekonomi nasional tidak hanya ditentukan oleh kondisi industri besar dan aktivitas ekonomi di kawasan perkotaan. Ketahanan ekonomi yang kuat justru bertumpu pada kemampuan negara membangun fondasi ekonomi hingga ke tingkat desa. Dalam konteksitulah, pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putihsebagai instrumen strategis untuk memperkuat perekonomian rakyat sekaligus memperluas pemerataan pembangunan.Keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekonomi dari bawah. Program ini tidak hanya dirancang sebagai wadah kegiatan usaha masyarakat, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ekosistem ekonomi desa yang lebih produktif, modern, dan berkelanjutan.Saat ini sebanyak 83 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih telah berdiri di berbagai wilayah Indonesia. Jumlah tersebut menunjukkanbesarnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan ekonomi berbasiskomunitas yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke daerah-daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap berbagailayanan ekonomi.Pemerintah memahami bahwa pembangunan ekonomi modern tidakdapat dipisahkan dari transformasi digital. Karena itu, penguatan koperasidesa juga diiringi dengan pembangunan infrastruktur teknologi yang semakin luas dan merata di seluruh Indonesia.Direktur Ekosistem Media Kementerian Komunikasi dan Digital, Farida Dewi Maharani, menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur digital yang dilakukan pemerintah tidak hanya berorientasi pada penyediaanjaringan telekomunikasi. Pemerintah juga berupaya memastikan infrastruktur tersebut dapatdimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat ekonomi kerakyatanmelalui koperasi desa dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.Farida memandang Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memiliki posisistrategis dalam menopang perekonomian nasional. Namun demikian, tantangan yang masih dihadapi adalah belum optimalnya pemanfaatanteknologi digital oleh sebagian besar pelaku UMKM dan koperasi.Data yang disampaikan Kementerian Komunikasi dan Digital menunjukkan bahwa dari sekitar 60 juta UMKM...
- Advertisement -

Baca berita yang ini