Aktor Ukraina Pasha Lee Meninggal Dunia Perang Lawan Rusia

Baca Juga

MATA INDONESIA, KIEV – Aktor Ukraina, Pasha Lee meninggal dunia saat bertempur dengan tentara Rusia di Kota Irpin, Minggu 6 Maret 2022. Dia meninggal di usia 33 tahun.

Di saat Rusia melakukan invasi pada 24 Februari 2022 lalu, Lee memutuskan untuk bergabung dengan Pasukan Pertahanan Teritorial Angkatan Bersenjata Ukraina pekan lalu.

Kabar ini diumumkan melalui Facebook oleh Kepala Persatuan Jurnalis Nasional, Serhiy Tomilenko.

“Dari hari pertama perang, dia [Lee] pergi berperang untuk Ukraina dan sekarang dia meninggal di Irpin, di mana pertempuran sengit sedang berlangsung dengan penjajah Rusia,” ujarnya, dikutip dari Variety, Selasa 8 Maret 2022.

Sebelum meninggal, Lee sempat mengunggah foto memakai jaket militer di akun Instagram pribadinya.

“Selama 48 jam terakhir, ada kesempatan untuk duduk dan berfoto tentang bagaimana kami dibom, dan kami tersenyum, karena kami bisa mengatasinya, dan semuanya akan menjadi Ukraina. Kami sedang berusaha!” tulis Lee.

Lee pernah bermain di beberapa film, di antaranya ‘Meeting of Classmates (2019), ‘The Fight Rules (2017), ‘Selfie Party’ (2016), dan ‘Zvychayna Sprava’ (2012).

Dia juga pembawa acara di saluran DOM dan melakukan pekerjaan sulih suara di film-film seperti ‘The Lion King’ dan ‘The Hobbit’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Transformasi BUMN: Aset Negara Bekerja Lebih Produktif

*) Oleh: Gavin AsaditTransformasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memasuki fase baru pada 2026 seiring menguatnya agenda reformasi ekonomi yang dijalankan pemerintahanPresiden Prabowo Subianto. Pemerintah menempatkan penguatan produktivitas asetnegara sebagai salah satu instrumen penting untuk mempercepat pertumbuhanekonomi, meningkatkan efisiensi belanja, dan memperbesar manfaat ekonomi yang kembali kepada masyarakat. Dalam kerangka tersebut, lahirnya Badan PengelolaInvestasi (BPI) Danantara Indonesia diposisikan sebagai langkah strategis untukmemastikan aset negara tidak hanya dikelola sebagai portofolio administratif, tetapimenjadi penggerak nilai tambah yang lebih besar bagi pembangunan nasional.Melalui pendekatan baru tersebut, pemerintah mendorong perubahan cara pandangterhadap BUMN. Jika sebelumnya perusahaan negara sering dipersepsikan sebagaiinstrumen pelayanan dan pengelolaan aset semata, kini arah kebijakan mulaibergerak pada penciptaan nilai yang lebih terukur melalui konsolidasi usaha, penguatan tata kelola, efisiensi operasional, serta pengembangan investasi pada sektor prioritas. Danantara dibentuk dengan mandat untuk mengoptimalkan asetstrategis Indonesia melalui pendekatan investasi yang terintegrasi sehingga hasilyang diperoleh dapat kembali digunakan untuk memperkuat pembangunan ekonomijangka panjang. Pemerintah melihat bahwa besarnya nilai aset negara harus diikutidengan kemampuan menghasilkan dampak ekonomi yang semakin besar dan berkelanjutan.Chief Executive Officer Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menempatkan transformasi BUMN sebagai agenda yang tidak hanya berorientasi pada perbaikankinerja perusahaan, tetapi juga pembentukan struktur ekonomi nasional yang lebihsehat. Dalam berbagai evaluasi transformasi yang berlangsung sepanjang 2026, Danantara mulai menjalankan konsolidasi terhadap ratusan entitas BUMN agar pengelolaan aset menjadi lebih fokus dan efisien. Pemerintah menargetkanpenyederhanaan struktur perusahaan agar proses bisnis menjadi lebih cepat, biayaoperasional lebih terkendali, dan perusahaan negara memiliki ruang yang lebih besaruntuk tumbuh secara berkelanjutan. Menurut Rosan, penguatan kualitas pengelolaanaset negara menjadi salah satu fondasi untuk menciptakan nilai ekonomi yang dapatdirasakan lebih luas oleh masyarakat.Penguatan produktivitas aset negara juga menjadi bagian dari agenda efisiensinasional yang diarahkan Presiden Prabowo. Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating...
- Advertisement -

Baca berita yang ini