Aktor Pemeran Tokoh Darth Vader Meninggal Dunia

Baca Juga

MATA INDONESIA, LONDON – Kabar duka datang dari dunia perfilman Hollywood. Aktor pemeran tokoh Darth Vader di film ‘Star Wars’, David Prowse meninggal dunia karena sakit.

Prowse mulai dikenal dunia ketika memerankan tokoh Darth Vader di film ‘Star Wars’, meskipun suara Darth Vader diisi oleh James Earl Jones. Prowse, yang meninggal di usia 85 tahun, juga pernah berperan sebagai Frankenstein di beberapa film.

“Semoga kekuatan selalu bersamanya, selalu!”, ujar agen Prowse, Thomas Bowington, dikutip dari Marca, Senin 30 November 2020.

“Meskipun dia dikenal sebagai pemeran berbagai macam monster, bagi saya dan semua yang mengenal Dave dan pernah kerja sama denganya, dia adalah sosok pahawan dalam hidup kami,” tambah Bowington.

Prowse memulai kariernya di dunia binaraga. Bahkan, dia mewakili Inggris di cabang angkat berat di Kejuaraan Commonwealth pada 1962.

Kemudian, Prowse mulai menekuni dunia akting. Dengan tinggi badan mencapai dua meter dan berat 118 kg, Prowse langsung menjadi sosok yang mencuri perhatian. Di 2000, dia mendapat penghargaan bangsawan, MBE, atas jasanya di bidang amal dan keselamatan di jalan raya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini