Akhirnya Muncul ke Publik, Begini Penampilan Artis Lidya Pratiwi Usai 14 Tahun Mendekam di Penjara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Artis Lidya Pratiwi dikabarkan sudah bebas dari penjara sejak beberapa waktu lalu. Lidya juga kabarnya telah mengganti namanya menjadi Maria Eleanor sejak Desember 2013 silam.

Namun sejak bebas, dirinya belum pernah sekalipun menampakkan diri di hadapan kamera. Hingga akhirnya, wajah artis yang terlibat kasus pembunuhan itu perdana muncul dalam tayangan Selebrita Expose Trans7.

Dalam tayangan itu, terungkaplah penampilan terkini Lidya Pratiwi usai 14 tahun mendekam di penjara. Terlihat Lidya awalnya mengenakan masker dan agak canggung di depan kamera.

Namun akhirnya artis yang kini berusia 33 tahun itu mau menunjukkan wajahnya. Ia sempat melempar senyum ke arah kamera.

Penampilan Lidya ternyata tak banyak berubah. Ia masih terlihat cantik. Meski tubuhnya terlihat agak lebih berisi. “(Kabarnya) Baik. Terimakasih ya sudah mencari kabar aku yah. Makasih loh. Mohon doanya,” kata Lidya Pratiwi, dikutip dari tayangan Selebrita Expose, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Lidya masih enggan bercerita banyak soal dirinya usai terbebas dari penjara. Ia ingin mempersiapkan mental lebih dulu sebelum akhirnya benar-benar ‘go public’.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini