Akhirnya Comeback, Britney Spears akan Rilis Lagu Baru Duet dengan Elton John

Baca Juga

MATA INDONESIA, LOS ANGELES – Sudah lama tak mengeluarkan lagu baru. Akhirnya Britney Spears akan luncurkan karya barunya dengan Elton John.

Melansir dari Page Six, secara diam-diam Britney tengah mengerjakan proyek baru bersama Elton John. Kabarnya lagu kolaborasinya itu merupakan versi remix dari ‘Tiny Dancer’.

Menurut sumber, bintang pop yang berusia 40 tahun itu diam-diam bertemu dengan Elton John di studio rekaman Beverly Hills pada pekan lalu. Lagu itu akan dirilis oleh Universal Music pada Agustus 2022 mendatang.

“Ini adalah ide Elton, Britney adalah penggemar beratnya. Mereka telah merekam remix dari ‘Tiny Dancer’ sebagai duet penuh dan itu luar biasa,” kata salah satu orang dalam industri musik.

Lagu ini di produseri oleh Andrew Watt. Di mana sebelumnya pernah memproduseri album untuk Justin Bieber, Miley Cyrus, Pearl Jam, dan Ozzy Osbourne.

‘Tiny Dancer (Remix)’ ini akan menjadi lagu musim panas tahun ini. Ini juga akan menjadi single pertama Britney Spears setelah enam tahun terakhir sejak rilis album ‘Glory’ pada 2016.

Britney juga sudah mengisyaratkan bahwa dia siap untuk kembali bekerja setelah hampir 14 tahun konservatori dihentikan pada November 2021.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Penguatan Resiliensi Media Dukung Ketahanan Nasional di Ruang Digital

Oleh: Nazira Billa Putri )*Transformasi digital telah membuka peluang besar bagi masyarakat untukmemperoleh informasi secara cepat dan luas. Di sisi lain, perkembangantersebut juga memunculkan tantangan berupa penyebaran hoaks, misinformasi, dan disinformasi yang semakin sulit dibedakan dariinformasi yang benar. Dalam situasi seperti ini, penguatan resiliensi media menjadi faktor penting untuk mendukung ketahanan nasional di ruangdigital sekaligus menjaga kualitas informasi yang diterima masyarakat.Pemerintah terus menunjukkan komitmennya dalam membangunekosistem informasi yang sehat melalui penguatan peran media danpeningkatan kualitas layanan digital. Langkah tersebut menjadi bagiandari strategi nasional untuk memastikan ruang digital Indonesia tetapmenjadi sarana yang aman, produktif, dan mampu memperkuat persatuanbangsa di tengah derasnya arus informasi global.Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasidan Digital, Fifi Aleyda Yahya, menegaskan bahwa pers memiliki posisistrategis sebagai benteng pertahanan dalam menghadapi hoaks dandisinformasi. Menurutnya, media yang menjalankan fungsi jurnalistiksecara profesional menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitasinformasi yang beredar di tengah masyarakat.Fifi menilai kecepatan perkembangan teknologi tidak boleh mengurangikomitmen terhadap akurasi informasi. Karena itu, pemerintah bersamainsan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan setiapproduk jurnalistik tetap mengedepankan kepentingan publik sertamemberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Pendekatan tersebutmenjadi semakin penting ketika ruang digital dipenuhi arus informasi yang bergerak sangat cepat dan tidak seluruhnya melalui proses verifikasi.Pandangan serupa disampaikan Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat,yang menilai pers tetap menjadi kebutuhan penting masyarakat di tengahledakan informasi digital. Menurutnya, informasi kini telah menjadikebutuhan mendasar sehingga masyarakat membutuhkan sumberinformasi yang dapat dipercaya sebagai rujukan dalam memahamiberbagai peristiwa.Di tengah meningkatnya volume informasi, keberadaan media profesionalmenjadi penentu kualitas ruang publik. Media yang mengedepankanprinsip verifikasi, keberimbangan, dan tanggung jawab sosial akanmemperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mengurangi ruang bagiberkembangnya informasi yang menyesatkan.Upaya memperkuat ketahanan informasi juga didukung melalui berbagaiinovasi digital yang dikembangkan pemerintah. Pengakuan internasionalterhadap tiga inovasi Indonesia dalam ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes 2026 menjadi bukti bahwa transformasidigital nasional semakin mampu menghadirkan solusi yang bermanfaatbagi masyarakat.Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menilai pencapaiantersebut menunjukkan kualitas inovasi digital...
- Advertisement -

Baca berita yang ini