Ahmad Dhani Siap Balik ke Panggung Politik di 2024

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sempat gagal menjadi calon legislatih (caleg) di 2019, Ahmad Dhani nggak kapok. Dia akan kembali ke panggung politik di 2024.

Dhani pernah maju sebagai wakil bupati Bekasi pada Pilkada 2019 tapi gagal. Pentolan Dewa 19 itu mengaku tak kapok dan berniat balik lagi ke panggung politik di 2024.

Suami Mulan Jameela itu akan kembali berpolitik setelah urusannya bersama Dewa 19 di dunia musik selesai. Saat ini dia sedang disibukkan dengan konser Dewa 19 di 30 kota di Indonesia.

“Berpolitik itu sudah pasti. Sekarang ini bermusik cuma hobi saya saja,” ujarnya.

“Nanti pasti ikut jadi caleg. Sekarang baru tahun 2022 dan saya masih ngurusin ulang tahun Dewa 19 dulu,” katanya.

Dhani bersama Dewa 19 merilis single baru bertajuk ‘Juliette’ dimana Ello didapuk sebagai vokalis. Ini merupakan karya baru pertama sejak 12 tahun vakum merilis single baru.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini