MATA INDONESIA, JAKARTA – Di masa pandemi corona ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi para mahasiswa untuk berkomunikasi dengan dosen, apalagi yang sedang dalam proses bimbingan skripsi.
Salah satu jalan yang bisa ditempuh adalah berkomunikasi via WhatsApp. Namun para mahasiswa perlu memperhatikan tata krama dalam berkomunikasi dengan dosen.
Berikut ada kumpulan tips agar chat mu dibaca dan gak dicuekin oleh dosen. Simak ulasannya :
1. Waktu untuk Ngechat
Mengingat dosen juga memiliki kesibukkan sendiri. Maka disarankan agar kamu memilih waktu lowong yang biasanya tidak dipakai dosen untuk beristirahat atau beribadah.
Lazimnya kamu sebaiknya hindari ngechat di hari Sabtu dan Minggu. Atau di atas pukul pukul 17.00 waktu setempat.
2. Awali Chat dengan Salam
Salam pembuka jadi bukti bahwa kamu sedang melakukan percakapan yang sopan dan formal. Kamu dapat mulai ngechat dengan mengucapkan salam, seperti ‘Selamat Pagi Bapak/Ibu’. Atau ‘Assalamualaikum Bapak/Ibu’, jika dosen Anda beragama Muslim.
3. Selipkan Permintaan Maaf
Permintaan maaf di awal pesan menunjukkan bahwa kamu menghargai waktu yang dimiliki sang dosen. Meminta maaf wajib disampaikan karena bisa saja kamu telah mengganggu dosen di tengah rutinitasnya yang padat.
Misalnya Anda dapat menuliskan kalimat berikut: “Mohon maaf mengganggu waktu Bapak/Ibu.”
4. Perkenalan Diri dengan Sopan
Dosenmu juga mungkin tidak tahu siapa kamu. Untuk itu, kamu juga perlu memperkenalkan diri sebelum menyampaikan maksud kamu ngechat dia.
Contoh: “Nama Saya ……………, mahasiswa jurusan/departemen ………………, angkatan …… . Pada semester ini Saya mengambil mata kuliah/Bimbingan Skripsi Bersama Bapak/Ibu.”
5. Pakailah Bahasa yang Mudah Dipahami
Kamu juga perlu menggunakan tata bahasa yang formal dan mudah dimengerti sang dosen. Jangan lupa menggunakan tanda baca yang benar dan hindari singkatan yang tak perlu.
6. Salam Penutup
Di akhir percakapan, jangan lupa sampaikan salam penutup. Biasanya, salam penutup akan disampaikan dengan ucapan ‘terima kasih’.



