6 Manfaat Jogging yang Harus Kamu Ketahui

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAJogging merupakan aktivitas lari santai dengan kecepatan sedang atau lambat yang bisa dilakukan di mana saja.

Ternyata jogging punya banyak manfaat untuk kesehatan tubuh, apalagi dilakukan di pagi hari dimana udara pagi masih segar dan minim polusi.

Manfaat jogging yang paling umum adalah untuk menurunkan berat badan. Banyak orang yang sedang diet melakukan jogging. Walaupun kecepatannya tidak secepat lari, jogging diyakini ampuh untuk membakar banyak kalori.

Berikut beberapa manfaat jogging untuk tubuh:

1. Menjaga Fleksibilitas Tulang Belakang
Jogging dapat menjaga fleksibilitas tulang belakang. Di sela-sela tulang belakang pada punggung terdapat cakram kecil dan fleksibel yang bertindak seperti bantalan pelindung.

2. Menghilangkan Stres
Manfaat jogging selanjutnya adalah menghilangkan stres. Selain dapat meningkatkan mood, jogging juga dapat membantu mengalihkan pikiran dari masalah.

3. Menurunkan Berat Badan
Jogging dapat membantu menurunkan berat badan, membakar lemak di dalam tubuh, dan memperbaiki metabolisme tubuh. Hal ini akan berpengaruh pada berat badan.

4. Memperbaiki Kualitas Tidur
Jika susah tidur, jogging bisa jadi salah satu obatnya. Rutin berlari akan menghilangkan masalah insomnia sehingga meningkatkan kualitas tidur dan membuat pola hidup menjadi lebih baik.

5. Baik untuk Jantung
Membiasakan diri berlari secara rutin dapat mengkuatkan jantung. Saat jogging, jantung akan memompa darah lebih cepat dan akan memberikan efek positif pada tulang serta sendi-sendi dalam tubuh.

6. Mengencangkan Otot
Jogging membantu otot tubuh menjadi lebih kencang, terutama untuk bagian paha, betis, otot gluteal, dll.

Reporter: Purwati Soleha

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Perkuat Diplomasi Energi Demi Wujudkan Swasembada Nasional

Oleh: Ahmad Fajar )*Pemerintah terus memperkuat diplomasi energi sebagai strategi utamadalam mewujudkan swasembada energi nasional. Langkah ini dinilaikrusial di tengah dinamika global yang semakin kompleks, terutama terkaitketidakpastian pasokan energi dunia dan meningkatnya kebutuhan energidomestik.Melalui pendekatan diplomasi yang aktif, pemerintah berupayamenempatkan Indonesia sebagai pemain strategis dalam rantai pasokenergi global. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, memanfaatkan forum internasional untuk memperkuat kerja sama yang berorientasi pada kepentingan nasional.Dalam forum Indo-Pacific Energy Security Ministerial and Business Forum di Tokyo, Bahlil menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara dalammenghadapi tantangan energi global. Ia berpandangan bahwa kerja samayang saling menguntungkan menjadi kunci dalam menjaga stabilitaspasokan energi sekaligus memperkuat ketahanan nasional.Diplomasi energi tersebut diwujudkan melalui sejumlah kesepakatanstrategis dengan berbagai negara mitra. Bersama Jepang, Indonesia menjalin kerja sama di bidang mineral kritis dan energi nuklir yang diarahkan untuk memperkuat rantai pasok energi masa depan sertamendukung pengembangan teknologi energi bersih.Kesepakatan tersebut mencerminkan upaya pemerintah dalammengintegrasikan pengelolaan sumber daya alam dengan inovasiteknologi. Pemerintah membuka peluang kolaborasi bagi mitrainternasional untuk mengelola potensi mineral kritis Indonesia secarabersama, dengan tetap mengedepankan kepentingan nasional.Di kawasan Asia Tenggara, penguatan diplomasi juga dilakukan melaluikerja sama dengan Singapura. Pemerintah mematangkan rencanapengembangan kawasan industri hijau di Kepulauan Riau yang diharapkan menjadi pusat pertumbuhan energi bersih dan teknologiberkelanjutan di kawasan.Langkah serupa juga dilakukan melalui komunikasi intensif dengan Brunei Darussalam, yang difokuskan pada penguatan ketahanan pasokan energiserta pengembangan energi baru terbarukan. Pendekatan inimenunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya berorientasi pada kerjasama global, tetapi juga memperkuat sinergi regional.Selain itu, kerja sama dengan Amerika Serikat turut diperluas melaluipengembangan teknologi ekstraksi lithium dari sumber panas bumi. Kolaborasi ini menjadi contoh konkret integrasi antara potensi energidomestik dengan kebutuhan global terhadap mineral strategis untukindustri energi bersih.Melalui diplomasi yang terarah,...
- Advertisement -

Baca berita yang ini