5 Seleb Korea Selatan yang Rayakan Tahun Baru Islam

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tahun Baru Islam 1 Muharram 1442 H jatuh pada hari ini, Kamis 20 Agustus 2020. Sudah selayaknya umat Muslim di seluruh dunia, tak terkecuali di Korea Selatan bergembira menyambut tahun baru ini.

Jadi buat penggemar budaya Korea Selatan, ternyata di sana ada beberapa selebritis dan publik figur yang menganut agama Islam. Bahkan mereka tak malu untuk menunjukkan identitas mereka sebagai penganut agama Islam taat.

Penasaran? Simak ulasan berikut ini!

BACA JUGA: Ritual 1 Suro Selalu Bersamaan Peringatan 1 Muharram Karena Sultan Agung

1. Ayana Jihye Moon

Wanita cantik kelahiran 28 Desember 1995 ini paling populer di kalangan masyarakat Indonesia karena menjadi brand ambassadro sejumlah produk Indonesia. Namanya kerap muncul di sejumlah berita karena memilih untuk menjadi pemeluk agama Islam.

Awal mula Ayana Jihye Moon memutuskan untuk memeluk agama Islam dikarenakan ketertarikannya pada Timur Tengah. Bahkan Ayana Jihye Moon menjadi inspirasi para muslimah.

View this post on Instagram

Selamat berbuka puasa semua?❤️

A post shared by Ayana Jihye Moon (@xolovelyayana) on

BACA JUGA: Penetapan 1 Muharram Sebelum Nabi Muhammad Hijrah

2. Song Bora

Satu lagi yang gak kalah cantik karena hijabnya adalah selebram asal Korea Selatan, Song Bora. Song Bora adalah guru agama Islam dan Bahasa Arab di Korea Selatan dan ia memeluk agama Islam pada tahun 2007.

Karena kisahnya yang inspiratif dan status mualafnya, Song Bora sering didapuk menjadi pengisi acara yang menjelaskan tentang kehidupan Muslim di Korea.

Oh ya, Song Bora juga pernah menjadi salah satu bintang dalam film “Jilbab Traveler” lho! Film ini karya Asma Nadia, bersama dengan Bunga Citra Lestari, Laudia Chintya Bella, dan masih banyak lagi.

3. Manny ‘Varsity’

Manny adalah seorang anggota boyband Korea Varisty. Pengakuan atas agama yang dianutnya sempat membuat heboh ketika mereka baru saja melangsungkan debut pada 2017 lalu.

BACA JUGA: Jadi Idol K-Pop Tajir, Ini Sumber Kekayaan G-Dragon BIG BANG

Melalui sebuah wawancara, Manny mengakui dirinya muslim dan hanya bisa makan telur dan ayam. Bahkan, idol yang satu ini juga pernah mengunggah fotonya dirinya sedang beribadah di dalam masjid.

4. Lee Woon Jae

Lee Woon Jae saat ini dikenal sebagai salah satu tim sepakbola di Korea Selatan yang mampu membawa Korea ke semifinal saat itu. Ia masuk Islam pada tahun 2004.

Pria kelahiran 26 April 1973 ini mengaku tertarik dengan penyebaran agama Islam di Korea hingga akhirnya memutuskan untuk menjadi seorang mualaf.

Banyak cerita menarik ketika ia telah masuk Islam, diantaranya adalah bahwa ia tetap menjalankan puasa pada saat sedang mengikuti kompetisi sepak bola.

Lee Woon Jae, mantan kiper Korea Selatan.(Foto: Istimewa)

BACA JUGA: Bikin Para Idol K-Pop Ngeri, Fenomena Sasaeng Lagi Heboh di Korea

5. Breanna Youn

Selebritas berusia 10 tahun ini telah memeluk agama Islam sejak tahun 2015. Saat itu keluarganya menghadiri undangan penggemar di Dubai.

Di usia yang sangat muda itu Breanna Youn telah memiliki sejumlah penggemar yang begitu mengaguminya. Breanna Youn yang merupakan seorang model sekaligus selebritas memiliki total 1,1 juta pengikut di Instagram.

View this post on Instagram

Old but gold

A post shared by Breanna Youn 윤이영 ???? (@officialbreannayoun) on

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini