5 Fakta Menarik Tentang Wi Ha Joon, Polisi Tampan di Drama Squid Game

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAWi Ha Joon merupakan salah satu pemain serial terbaru Netflix, ‘Squid Game’. Dalam serial ini, ia berperan sebagai Hwang Jun-ho, polisi yang menyamar sebagai petugas Squid Game.

Ia juga sebelumnya membintangi sejumlah drama populer, salah satunya sebagai pemain baseball di drama 18 Again.

Berikut sejumlah fakta tentang Wi Ha joon, pemeran dalam drama Squid Game :

1. Pernah Kuliah Jurusan Teater dan Film

Bakat akting Wi Ha-joon rupanya tak serta-merta didapatkan di lokasi syuting. Kemampuan tersebut ia asah sejak bangku kuliah. Wi Ha-joon pernah berkuliah di Sungkyul University jurusan teater dan film, namun ia memutuskan berhenti.

2. Debut sejak 2012


Wi Ha-joon memulai debut aktingnya pada tahun 2012 dalam film Peace in Them. Sejak saat itu ia membintangi banyak film di antaranya Bad Guys Always Die (2015), Eclipse(2016), Gonjiam: Haunted Asylum (2018).

Tahun ini ia membintangi dua film, yaitu Midnight dan Shark: The Beginning. Kemudian ia juga tampil di sejumlah judul drama seperti Goodbye Mr. Black (2016). Ia juga membintangi drama 18 Again (2020) yang ditayangkan JTBC.

Total aktor ini telah membintangi 9 drama dan 9 judul film.

3. Identik dengan film dan drama thriller

Fakta Wi Ha-joon lainnya, sebelum Squid Game, Wi Ha-joontelah membintangi sejumlah drama thriller, seperti Eclipse(2016), Miss & Mrs. Cops (2019), dan Midnight (2021).

Ia identik dengan drama atau film penuh laga. Namun, kemunculannya dalam drama 18 Again sebagai pemain baseball yang lemah lembut menjadi pembeda.

4. Mengisi soundtrack drama

Selain akting, rupanya Wi Ha-joon juga pernah menunjukkan bakat menyanyi. Wi Ha-joon pernah mengisi soundtrackdrama Matrimonial Chaos yang tayang tahun 2018. Ia menyanyikan lagu berjudul Maybe It’s too Late.

5. Agensi MSTeam Entertainment
Wi Ha-joon bernaung di bawah agensi MSTeamEntertainment, yang juga merupakan agensi artis dari Son Ye-jin, Lee Min-jung, Lee Cho-hee, dan Ko Seong-hee.

Reporter : Nabila Kuntum Khaira Umma

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

MBG sebagai Pilar Strategis Mewujudkan Generasi Emas Indonesia

Oleh: Dewi Puteri Lestari* Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah visioner yang menegaskan keberpihakan negara terhadap masa depan generasi muda. Kebijakan ini tidak dapat dipandang secarasempit sebagai program distribusi makanan semata, melainkan sebagai strategi besar pembangunan sumber daya manusia yang dirancang secara sistematis, terukur, dan berorientasi jangka panjang. Dalam konteks persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas manusia menjadi faktor penentu daya saing bangsa. Karena itu, intervensi negara pada aspek gizi anak sekolah merupakan keputusanstrategis yang mencerminkan kepemimpinan yang berpandangan jauh ke depan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa MBG tidak mengurangiprogram maupun anggaran pendidikan. Anggaran pendidikan tetap berada pada porsi 20 persen APBN dengan nilai Rp 769,1 triliun, sesuai amanat konstitusi. Seluruh program pendidikan tetap berjalan sebagaimana mestinya dan bahkanmengalami penguatan. Penegasan ini menunjukkan bahwa pemerintah bekerjadengan perencanaan fiskal yang matang, berbasis data, serta melalui koordinasiintensif dengan DPR. Dengan fondasi anggaran yang kokoh dan legitimasi politikyang kuat, MBG hadir sebagai penguat ekosistem pendidikan nasional. Dukungan parlemen terhadap MBG juga memperlihatkan kesadaran kolektif bahwainvestasi pada generasi muda harus ditempatkan sebagai prioritas utama. KetuaBadan Anggaran DPR RI...
- Advertisement -

Baca berita yang ini