5 Fakta Menarik Choupette, Kucing Kesayangan Karl Lagerfeld yang Dapat Warisan

Baca Juga

MINEWS, JAKARTA – Meninggalnya Karl Lagerfeld menyisakan duka yang mendalam bagi pecinta fashion. Ia menutup usia di Paris, Prancis, Selasa 19 Februari 2019. Sosok kreatif di balik Chanel dan Fendi itu meninggal karena kanker pankreas.

Semasa hidupnya, diketahui jika Karl tak pernah menikah dan tak memiliki keturunan. Tak mengherankan jika kucing kesayangannya didapuk menjadi salah satu yang menerima warisan. Kucing cantik ini yang diberi nama Choupette sudah dianggap bagaikan anak sendiri oleh mendiang Karl Lagerfeld semasa hidup.

Mari intil beberapa fakta menarik dari Chaupette yang dirangkum MINEWS.ID dari berbagai sumber.

  1. Suka makan di meja makan

Dalam hidup sang desainer , Mr. Lagerfeld sangat memperhatikan Choupette. Kucing itu akan bergabung dengannya di meja untuk makan siang dan makan malam. (Kucing imut ini ternyata tidak suka makan di lantai, katanya.) Saat makan, dia akan memilih di antara tiga hidangan yang dibuat oleh merek mewah Goyard: satu untuk air, yang lain dengan kroket dan third bearing pâté, katanya kepada Harper’s Bazaar di 2012.

2. Choupette adalah pemberian teman Karl

“Choupette milik teman saya yang bertanya apakah pelayan saya bisa merawatnya selama dua minggu ketika dia pergi,” Mr. Lagerfeld, desainer yang meninggal di Paris pada hari Selasa, mengatakan kepada The Cut pada tahun 2015.

“Ketika dia kembali, dia diberitahu bahwa Choupette tidak akan kembali kepadanya,” kata Mr. Lagerfeld. “Dia punya kucing lain yang menjadi gemuk, dan Choupette menjadi kucing paling terkenal di dunia, dan terkaya.”

3. Punya 2 pelayan

Meski Karl Lagerfeld begitu mencintai kucing kesayangannya, Choupette tidak hidup sendiri loh. Dua pelayan ini tak hanya merawatnya, mereka juga memberi Choupette perhatian, merawatnya dan mendokumentasikan semua interaksi mereka dalam buku harian untuk Mr. Lagerfeld. Akun Instagram yang didedikasikan untuknya memiliki lebih dari 215.000 pengikut.

“Ketika saya tidak ada di sana, para pelayan mencatat, dalam buku-buku kecil, semua yang dia lakukan, dari apa yang dia makan, sampai bagaimana dia berperilaku, jika dia lelah, dan jika dia tidak tidur,” katanya kepada Women’s Wear Daily di sebuah wawancara yang diterbitkan pada Juni 2012. “Dalam sembilan bulan, kami sudah memiliki hampir 600 halaman.”

4. Dapat warisan

Dilansir Telegraph, kekayaan Karl Lagerfeld disinyalir sebesar £150 juta atau sekitar Rp 2,8 triliun. Choupette pun akan jadi kucing kaya raya jika sebagian harta sang maestro fashion benar-benar jatuh kepadanya. Pembahasan soal warisan untuk kucing kesayangan Karl ini kerap diperbincangkan dalam beberapa kesempatan.

“Dia (Choupette) punya hartanya sendiri, dia seorang pewaris,” kata Karl Lagerfeld pada wawancara tahun 2015.

Pembahasan tentang warisan untuk Choupette juga sempat diangkat kembali saat Karl melakukan wawancara dengan majalah Numero pada 2018. Saat ditanya tentang rumor apakah kucing berwarna putih itu akan dijadikan ahli waris, dia menjawab, “Di antara (pewaris) lainnya, iya. Jangan khawatir, semua kebagian kok.”

5. Bukan kucing biasa

Tak hanya menjadi pewaris kekayaan sang designer, kucing imut ini juga menjadi model kosmetik Jepang Shu Uemura dan perushaan mobil Jerman Vauxhall. Choupette juga pernah menjadi cover majalah Bazzar, Vogue, sampai V Magazine.

Tak sampai di situ, kucing ini juga merilis buku loh, buku tersebut berjudul ‘Choupette: The Private Life of High-flying Fashion Cat’ pada 2014 lalu. (Tisa)

Berita Terbaru

Gerai Koperasi Merah Putih sebagai Penghubung Ekonomi Desa

Oleh: Citra Kurnia Khudori)*Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) hadir sebagai wajah barupenguatan ekonomi desa yang semakin terorganisir, modern, dan berdaya saing. Inisiatif ini tidak hanya membangun unit usaha, tetapi juga menciptakan ekosistemdistribusi yang lebih efisien dengan memperpendek rantai ekonomi dari produsenlangsung ke konsumen, sehingga nilai tambah dapat dirasakan lebih optimal oleh masyarakat desa.Keberadaan gerai koperasi menjadi sarana strategis dalam memperluas aksespasar bagi pelaku usaha lokal. Produk-produk unggulan desa kini memiliki kanaldistribusi yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan, membuka peluang peningkatanskala usaha sekaligus memperkuat posisi ekonomi masyarakat. Melalui pendekatanini, KDKMP berperan sebagai penggerak utama ekonomi kerakyatan yang mendorong kemandirian dan pertumbuhan ekonomi dari tingkat desa.Lebih dari itu, Gerai KDKMP merepresentasikan semangat kemandirian ekonomiberbasis gotong royong. Dengan pengelolaan yang tepat, gerai ini berpotensimenjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan.Untuk diketahui, hingga akhir Maret 2026, pembangunan KDKMP menunjukkanprogres signifikan. Puluhan ribu titik kini telah memasuki tahap Pembangunan. Sementara itu, lebih dari 3.000 unit sudah rampung dan siap dimanfaatkanmasyarakat dalam waktu dekat. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan, dalamwaktu dekat pemerintah akan mulai mendistribusikan berbagai komoditas untukmengisi unit-unit KDKMP tersebut. Ia berharap KDKMP menjadi pusat distribusipangan dan kebutuhan masyarakat di tingkat desa....
- Advertisement -

Baca berita yang ini