13 Tahun Debut, Ini Deretan Lagu Girls’ Generation yang Hits Sepanjang Masa!

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Girlband Girls’ Generation atau yang juga dikenal dengan SNSD kini telah berusia 13 tahun. Pada 5 Agustus 2007, SNSD resmi debut ke industri musik Korea Selatan dengan lagu Into the New World.

Girlband ini awalnya beranggotakan sembilan orang yakni Taeyeon, Yuri, Hyoyeon, Sunny, Yoona, Tiffany, Jessica, Sooyoung dan Seohyun. SNSD debut di bawah manajemen SM Entertainment.

Sayang, pada tahun 2014 Jessica keluar dan berkarier solo. Tiga tahun kemudian, yakni pada 2017 Sooyoung, Tiffany dan Seohyun memilih untuk tidak memperpanjang kontrak dengan SM Entertainment. Tetapi mereka masih tergabung dalam group SNSD.

BACA JUGA: Jarang Orang Tahu! Cerita Perjuangan Sunny SNSD, dari Pengungsi Perang hingga Jadi Bintang

Meski beranggotakan wanita cantik, SNSD tak langsung meraih kesuksesan. SNSD mulai menuju puncak kesuksesan pada 2009 ketika mereka merilis mini album Gee yang langsung terjual 100 ribu kopi di Korea Selatan.

Girls’ Generation (SNSD)

SNSD pun menjadi girlgroup yang besar. Bahkan, nama masing-masing anggota hingga lagunya dikenal hingga ke luar negeri. Beberapa lagu SNSD menjadi hits dan banyak didengar orang.

Apa saja? Berikut 10 lagu hits SNSD:

1. Into The New World (2007)

2. Gee (2010)

3. GENIE (2010)

4. Oh! (2010)

5. Run Devil Run (2010)

6. Hoot (2011)

7. The Boys (2011)

8. I Got A Boy (2012)

9. Mr.Mr (2014)

10. Lion Heart (2015)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Menutup Kesenjangan Layanan Kesehatan melalui Koperasi Desa

Oleh: Yandi Arya Adinegara )*Kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedesaan masihmenjadi pekerjaan rumah besar dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, kota-kota besar menikmati akses rumah sakit modern, tenaga medis memadai, sertadistribusi obat yang relatif lancar. Di sisi lain, banyak desa masih menghadapiketerbatasan fasilitas kesehatan, minimnya ketersediaan obat, hingga rendahnyaketerjangkauan layanan bagi masyarakat.Dalam konteks inilah, langkah pemerintah menghadirkan Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes) Merah Putih sebagai simpul layanan kesehatan sekaligus pusat ekonomidesa patut diapresiasi sebagai terobosan strategis dan relevan dengan kebutuhanzaman.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih tidakhanya dirancang sebagai penggerak ekonomi lokal, tetapi juga menjadi ujungtombak pelayanan kesehatan masyarakat desa. Setiap koperasi akan dilengkapidengan gerai obat dan klinik kesehatan, sebuah inovasi yang secara langsungmenyasar persoalan klasik: keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pedesaan. Pernyataan ini bukan sekadar wacana, melainkan bagian dari desainkebijakan yang terintegrasi lintas sektor.Selama ini, salah satu persoalan mendasar adalah masih adanya warga desa yang belum terjangkau oleh program jaminan kesehatan nasional. Kehadiran klinik desaberbasis koperasi membuka peluang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanankesehatan yang lebih dekat, murah, dan mudah diakses. Ferry Juliantonomenekankan bahwa pemerintah ingin memastikan masyarakat desa memperolehjaminan pelayanan kesehatan yang layak, melalui sinergi antara Kementerian Koperasi, Kementerian Kesehatan, dan BPJS Kesehatan.Langkah kolaboratif ini diperkuat dengan penandatanganan nota kesepahamanantara Sekretaris Kementerian Koperasi Ahmad Zabadi dan Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito. Kerja sama tersebut tidak hanya bertujuanmemperluas cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional...
- Advertisement -

Baca berita yang ini