Mencontoh Mi’rajnya Nabi Muhammad SAW, Jalan Super Cepat, Cara Manusia Menjelajah Ruang Angkasa

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Pernah nonton salah satu film Star Trex? Nah, pasti familiar dengan kecepatan terbang dari pesawat ruang angkasa USS Enterprise. Berkat sistem propulsi atau namanya penggerak warp, pesawat melesat dengan kecepatan cahaya.

Soal kecepatan cahaya ini juga ada sejak ratusan tahun lalu. Yaitu saat Nabi Muhammad SAW Isra Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Nabi SAW menumpang kendaraan Buraq yang terbang dengan kecepatan cahaya.

Sampai saat ini, manusia memang sudah melakukan perjalanan ke antariksa termasuk ke bulan. Namun, manusia hanya mampu menjelajah sebagian kecil sistem tata surya dan planet planet terdekat dari Bumi.

Hal inilah yang membuat para ilmuwan dan peneliti Luar Angkasa mencoba untuk mencari cara supaya daya jelajahnya lebih luas lagi dan tidak hanya berputar di beberapa planet dekat bumi saja.

Baru-baru ini, ilmuwan yang melakukan penelitian ruang angkasa akhirnya bisa menemukan cara untuk menjelajah ruang angkasa yaitu dengan cara ‘Jalan Super Cepat’.

Jalan super cepat ini memang berbeda dengan kecepatan cahayanya Nabi SAW maupun di film-film Star Trex. Namun jalan ini bisa memperkecil jarak perjalanan dari Planet Jupiter ke Neptunus kurang dari 10 tahun.

Dengan jalan super cepat juga dapat membuka peluang pesawat ulang alik meluncur ke sistem tata surya dengan kecepatan yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya.

Hal ini menguntungkan bagi badan ruang angkasa seperti NASA di masa depan. Mereka dapat menggunakan jalan super cepat untuk mempersingkat waktu perjalanan dari Bumi ke Sistem Tata Surya yang lebih jauh lagi. Namun, sampai saat ini para ilmuwan belum dapat memastikan dan belum dapat memberi tahu seberapa cepatnya perjalanan ini.

Menurut para pakar dan pengamat Sistem Tata Surya, setiap planet memiliki sirkuit atau rute untuk jalan super cepat yang akan mempermudah perjalanan. Namun ada juga rute yang saling terkait dengan planet planet lain, alhasil ini akan membuat jaringan terasa lebih rumit.

Ilustrasi Rute perjalanan ruang angkasa
Ilustrasi Rute perjalanan ruang angkasa

Berdasarkan penelitian, Prof Aaron Rosengren dari Departemen Mekanik dan Teknik Penerbangan University of California mengatakan, ”Kita sudah menemukan adanya jalan super cepat di ruang angkasa. Rute itu ada karena sepenuhnya terbentuk oleh planet. Ada juga seperti Asteroid dan Komet yang tidak dapat membentuk jalan super cepat itu,” ujar Aaron.

Planet Jupiter sebagai planet terbesar berperan penting dalam terbentuknya rute. Beberapa planet membentuk lengkungan serupa yang berinteraksi dan menciptakan rute yang cukup rumit.

Langkah berikutnya ialah memahami serta meneliti jaringan super cepat tersebut. Bagaimana dengan jalan pintas dari Bumi termasuk mengatasi keruwetan yang timbul.

Dengan penemuan rute ini, manusia diharapkan dapat menjelajahi luar angkasa dengan waktu yang tidak terlalu lama. Efisiensi dan efektivitas perjalanan akan lebih ditingkatkan dan manusia bisa bolak balik dari bumi menuju planet-planet lainnya.

Reporter : R Al Redho Radja S

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Aksi OPM Merusak Pendidikan dan Menghambat Kemajuan Papua

Oleh: Petrus Pekei* Papua adalah tanah harapan, tempat masa depan generasi muda bertumbuh melalui pendidikan, kerja keras, dan persaudaraan. Setiap upaya yang mengganggu ketenangan dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat Papua sejatinya berseberangan dengan cita-citabesar tersebut. Karena itu, penguatan narasi damai dan dukungan terhadap kehadiran negara menjadi energi utama untuk memastikan Papua terus melangkah maju. Di tengah dinamikakeamanan, bangsa ini menunjukkan keteguhan sikap bahwa keselamatan warga sipil, keberlanjutan pendidikan, dan pembangunan berkeadilan adalah prioritas yang tidak dapatditawar. Peristiwa kekerasan yang menimpa pekerja pembangunan fasilitas pendidikan di Yahukimomenggugah solidaritas nasional. Respons publik yang luas memperlihatkan kesadarankolektif bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan Papua. Sekolah bukan sekadarbangunan, melainkan simbol harapan, jembatan menuju kesejahteraan, dan ruang aman bagianak-anak Papua untuk bermimpi. Ketika ruang ini dilindungi bersama, optimisme tumbuhdan kepercayaan terhadap masa depan kian menguat. Dukungan masyarakat terhadap langkahtegas aparat keamanan merupakan bentuk kepercayaan pada negara untuk memastikan rasa aman hadir nyata hingga ke pelosok. Narasi persatuan semakin kokoh ketika tokoh-tokoh masyarakat Papua menyampaikanpandangan yang menyejukkan. Sekretaris Jenderal DPP Barisan Merah Putih Republik Indonesia, Ali Kabiay, menegaskan pentingnya perlindungan warga sipil dan keberlanjutanpembangunan, khususnya pendidikan. Pandangannya menekankan bahwa stabilitas adalahprasyarat utama bagi kesejahteraan, dan negara perlu bertindak tegas serta terukur agar ketenangan sosial terjaga. Ajakan kepada masyarakat untuk tetap waspada, memperkuatkomunikasi dengan aparat, dan menolak provokasi menjadi penopang kuat bagi ketertibanbersama. Sikap serupa juga disuarakan oleh...
- Advertisement -

Baca berita yang ini