Ma’ruf Siap Ikuti Debat Model Apa pun

Baca Juga

MINEWS.ID, MAKASSAR – Apa pun modelnya calon wakil presiden Ma’ruf Amin siap mengikuti debat ketiga.

“Terserah Komisi Pemilihan Umum, nanti kan ada kesepakatan KPU dengan perwakilan tim, itu menjadi kesepakatan bersama,” kata Ma’ruf di Makassar, Kamis 21 Februari 2019.

Sebelum debat digelar, KPU memang akan melakukan perundingan dengan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’uf dan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga.

Sebelumnya, KPU mengusulkan tamu undangan debat yang memiliki kompetensi sesuai dengan tema debat bisa mengajukan pertanyaan pada salah satu segmen acara tersebut.

Dia juga tidak mempermasalahkan jika KPU akan memperketat jumlah pendukung di arena debat.

Debat ketiga hanya akan diikuti cawapres yaitu Ma’ruf Amin dengan Sandiaga Uno.

Debat ketiga tersebut akan bertema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan kebudayaan.

Berita Terbaru

Hilirisasi Pertanian sebagai Jalan Ganda: Kurangi Impor, Naikkan Ekspor

Oleh : Lailani FitriSektor pertanian selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian nasional sekaligusfondasi ketahanan pangan Indonesia. Di tengah dinamika ekonomi global, perubahan iklim, sertatantangan rantai pasok internasional, penguatan sektor pertanian tidak lagi cukup hanyaberorientasi pada peningkatan produksi. Indonesia membutuhkan transformasi yang lebihmenyeluruh melalui hilirisasi pertanian agar setiap komoditas yang dihasilkan mampumemberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani, industri, dan negara. Hilirisasi pertanianmenjadi jalan ganda yang strategis karena tidak hanya mampu mengurangi ketergantunganterhadap impor, tetapi juga meningkatkan daya saing produk nasional di pasar ekspor.Selama bertahun-tahun, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa tingginya ketergantunganterhadap sejumlah komoditas pangan tertentu. Kebutuhan terhadap kedelai, bawang putih, maupun beberapa komoditas strategis lainnya masih belum sepenuhnya dipenuhi dari produksidalam negeri. Kondisi tersebut menyebabkan Indonesia rentan terhadap fluktuasi harga global, gangguan distribusi internasional, serta perubahan kebijakan negara pemasok. Oleh karena itu, upaya memperkuat produksi nasional harus berjalan beriringan dengan pengembangan inovasidan hilirisasi agar komoditas dalam negeri memiliki produktivitas, kualitas, dan nilai ekonomiyang semakin tinggi.Langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang mengumpulkan civitas akademikaUniversitas Gadjah Mada untuk memperkuat kolaborasi inovasi dan hilirisasi pertanianmenunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun ekosistem pertanian yang modern dan berkelanjutan. Pertemuan yang melibatkan rektor, dekan, guru besar, peneliti, hingga mahasiswaklaster agro tersebut mencerminkan kesadaran bahwa pembangunan pertanian memerlukanketerlibatan seluruh pemangku kepentingan. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan dunia usaha menjadi faktor penting dalam menghadirkan solusi yang mampu menjawabtantangan sektor pertanian nasional.Dalam kesempatan tersebut, Menteri Pertanian Andi...
- Advertisement -

Baca berita yang ini