Rintani Mundari

Tere Liye, Penulis dengan Deretan Karya Fenomenal

MATA INDONESIA, JAKARTA – Tere Liye adalah penulis novel ternama Indonesia yang telah menghasilkan karya-karya best seller. Nama sebenarnya adalah Darwis. Tetapi orang-orang lebih mengenalnya dengan nama Tere Liye yang diambil dari bahasa India bermakna untukmu. Berbeda dengan penulis-penulis lain,...

Ika Natassa, Pegawai Bank yang Mahir Merangkai Kata

MATA INDONESIA, JAKARTA – Ika Natassa adalah penulis terkenal kelahiran Medan, 15 Desember 1977. Sebelum menjadi penulis terkenal, Ika bekerja sebagai pegawai bank ternama di Indonesia. Menulis merupakan passion seorang Ika. Dari awal, Ika tidak pernah menjadikan penulis sebagai profesi...

Berawal dari Gemar Membaca, Eddy D Iskandar Jadi Penulis Terkenal

MATA INDONESIA, JAKARTA – Siapa yang tidak kenal Eddy D Iskandar? Eddy merupakan salah satu penulis terkenal di Indonesia, lewat karyanya yang bertema cinta. Eddy kecil begitu gemar membaca. Sederet buku ia tamatkan, dari buku-buku yang ia beli sendiri hingga...

Eka Kurniawan, Sastrawan dari Desa yang dilirik Dunia

MATA INDONESIA, JAKARTA  –   Eka Kurniawan, salah satu sastrawan terbaik Indonesia yang dilirik dunia. Karya Eka bahkan sudah diterjemahkan ke dalam bahasa dunia, seperti Inggris, Belanda, Denmark, Perancis, Jepang, Yunani, serta Korea. Eka Kurniawan adalah seorang penulis dan komikus kelahiran...

Di Penghujung Masa Jabatan, Trump Perketat Sanksi Terhadap Iran

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Di penghujung masa jabatannya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump berencana memperketat sanksi terhadap Iran. Hal ini diungkapkan oleh utusan utama AS untuk Iran, Elliot Abrams. Abrams pun berharap Presiden AS terpilih, Joe Biden akan...

Biden Ungkap Musuh AS yang Sesungguhnya

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih, Joe Biden berharap perpecahan yang terjadi di Negeri Paman Sam dapat segera diakhiri. Dalam pidatonya untuk merayakan “Thanksgiving,” Biden mengatakan bahwa musuh AS yang sesungguhnya adalah pandemi virus corona. Mantan Senator...

Presiden Cina Akhirnya Ucapkan Selamat kepada Biden?

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Presiden Cina, Xi Jinping akhirnya memberikan selamat kepada Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden. Ia pun berharap Beijing  dan Washington dapat mewujudkan kerja sama yang saling menguntungkan di tengah konflik perdagangan, teknologi, dan keamanan. Sebagaimana...

Prancis Tak Selalu Manis

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Murtaza Khademi memutuskan untuk meninggalkan tanah kelahirannya, Afganistan. Ia nekad menyebrangi lautan demi menuju Prancis –sebuah negara yang ia yakini dapat mewujudkan segala impian. Di benaknya, Prancis merupakan tempat yang nyaman dan aman. Akan tetapi, ketika...

Insan Sepakbola Ucapkan Belasungkawa untuk Kepergian Legenda Argentina

MATA INDONESIA, INTERNASIONAL – Dunia sepakbola dikejutkan dengan berita kepegian legenda Argentina, Diego Armando Maradona. Mantan bintang Napoli itu meninggal dunia di usia 60 tahun akibat serangan jantung. Hal ini cukup mengejutkan publik, pasalnya Maradona sebelumnya sukses menjalani operasi pembekuan...

AS jadi Negara Pertama yang Menerima Vaksin COVID-19

MATA INDONESIA, JAKARTA – Sejak Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah COVID-19 sebagai pandemi pada Maret 2020 lalu, berbagai negara berupaya mengendalikan penyebaran virus Corona. Salah satu upaya yang belum dijalankan adalah melakukan program vaksinasi secara massal. Dilansir dari CNN,...

About Me

5492 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Ramadan: Menanam Benih Toleransi, Menggugurkan Akar Radikalisme

Oleh: Juana Syahril)* Bulan Ramadan tidak hanya menjadi momentum ibadah spiritual bagi umat Islam, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat nilai-nilai sosial seperti toleransi dan pengendalian diri. Di tengah meningkatnya polarisasi di era digital, semangatRamadan dapat menjadi fondasi penting untuk mencegah berkembangnya pahamradikalisme dalam masyarakat. Anggota Komisi Perempuan Remaja, dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI), Rabicha Hilma Jabar Sasmita mengatakan bahwa toleransi beragama di Indonesia pada dasarnya bukanlah sesuatu yang baru. Sejak lama masyarakatIndonesia telah hidup dalam keberagaman dan mampu menjalin kehidupan sosialyang harmonis. Keberagaman suku, agama, dan budaya menjadi bagian dariwarisan peradaban yang telah membentuk karakter masyarakat Nusantara. Dalam pandangannya, kehidupan masyarakat Indonesia sejak dahulu telahmencerminkan praktik toleransi yang kuat. Masyarakat terbiasa hidup berdampinganmeskipun memiliki latar belakang keyakinan yang berbeda. Tradisi tersebut juga sejalan dengan nilai-nilai keislaman yang memandang keberagaman sebagai bagiandari kehendak Tuhan...
- Advertisement -spot_img