Yuk Mengenal Lebih Dekat Dampak Industri Fast Fashion

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Dari tahun ke tahun industri fashion menghasilkan berjuta-juta pakaian dengan model yang berbeda-beda dan berhasil menarik minat masyarakat untuk membeli produksinya agar selalu tampil up-to-date di setiap masanya. Tapi apakah pernah kamu memikirkan bagaimana proses pembuatan pakaian?

Ternyata ada sesuatu yang harus dibayar mahal dan menjadi korban dari perilaku industri fashion yang tidak bertanggung jawab memperhatikan aspek kelestarian lingkungan dan kesejahteraan pekerjannya. Sebab fashion merupakan salah satu industri yang ternyata menyumbang polusi paling besar di dunia dan menyebabkan pencemaran air dan tanah.

Keadaan ini disebabkan industri fashion dengan merk brand-brand tertentu yang menggunakan sistem fast fashion atau fashion cepat. Fast fashion berawal dari bangkitnya revolusi industri. Ditemukannya mesin tekstil dan mesin jahit membuat industri fashion mengalami perkembangan lebih maju. Fast fashion sendiri memiliki fokus pada kecepatan produksi pakaian untuk menghasilkan model baru dengan harga murah dan diproduksi dengan jumlah yang banyak untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi.

Pabrik-pabrik yang memproduksi fast fashion umumnya terletak di Asia seperti Bangladesh, Pakistan, India bahkan Indonesia. Salah satu tragedi paling buruk di industri fashion yang akhirnya memicu datangnya gerakan fashion revolution adalah saat peristiwa runtuhnya Ranah Plaza, pabrik garmen di Bangladesh tahun 2013 yang memakan korban sekitar 1138 orang. Hampir separuh pekerjanya merupakan perempuan. Kebanyakan perempuan dengan latar pendidikan rendah, dengan jam kerja panjang, upah yang rendah tanpa memiliki asuransi dan keselamatan kerja. Bahkan para pekerja garmen di India kerap kali mengalami pelecehan seksual.

Setelah mengenal lebih dekat industri fast fashion yang ternyata tidak baik, kamu tetap bisa tampil trendi tanpa harus mengorbankan orang dan lingkungan sekitar, dengan cara:

1. Merawat Pakaian
Perhatikan saat mencuci pakaian. Lebih baik menggunakan detergen cair agar serat dari pakaian tidak mudah terlepas. Jangan terlalu sering mencuci pakaian jika dirasa tidak perlu sebab pakaian yang sering dicuci dapat memudarkan warna pakaian.

2. Perbaiki, Modifikasi atau Membuat Pakaian
Diusahakan jika ada pakaianmu yang sobek jangan langsung dibuang tetapi kamu bisa membawanya ke tukang jahit untuk memperbaiki pakaianmu. Jika kamu bosan dengan bentuk modelnya, kamu bisa menggunakan ide kreatifmu untuk meminta tukang jahit memodifikasi baju yang kamu miliki. Dan terakhir, kamu bisa menggunakan ide kreatifmu kembali untuk akhirnya bisa membuat pakaianmu sendiri.

3. Jual Beli Preloved atau Thrifting Baju
Saat ini jual beli barang secondhand memiliki pasar tersendiri dihati masyarakat. Di jaman yang mudah saling terhubung ini kalian tidak perlu berdesak-desakan ke pasar untuk thrifting baju sebab kalian bisa menemukan banyak toko daring di instagram yang menjual baju thrifting. Selain itu banyak sekali media e-commerce yang bergerak dibidang jual beli preloved seperti carousell dan tinkerlust. Walaupun begitu saat membeli baju thrift diperlukan ketelatenan dan kehatian-hatian dalam membeli produknya jangan sampai membuat kalian tetap menumpuk baju sebab kalian membeli baju yang cacat.

4. Tukar Baju
Bertukar pakaian bersama teman atau saudara. Cara ini telah di kampanyekan oleh beberapa komunitas yang memiliki concern terhadap isu fashion waste. Salah satunya kegiatan yang digagas oleh zerowaste.id yang bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam memberikan solusi mengurangi fast fashion.

5. Donasi Baju Bekas
Jika dirasa kalian memiliki baju yang tidak akan dipakai lagi selain menjualnya, kalian bisa mendonasikan baju layak pakai kalian ke saudara yang membutuhkan atau pihak yang sedang membuka donasi pakaian.

Yuk, kita pelan-pelan mengurangi fast fashion dengan mengenali terlebih dahulu brand-brand apa saja yang memakai sistem fast fashion dan gunakan lima solusi alternatif diatas, jangan sampai kamu mengorbankan sesuatu lebih banyak lagi!

Penulis: Rhein Rahmahsya Reshany
Fakultas: Ilmu Komunikasi, Bidang Kajian Jurnalistik
Tahun Angkatan: 2018

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Optimalkan Sekolah Rakyat untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Oleh: Yoga Pradana SantosoPemerintah terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan nasionalmelalui percepatan dan optimalisasi program Sekolah Rakyat yang kini menunjukkan progressignifikan di berbagai daerah, sekaligus menjadi bukti bahwa pemerataan akses pendidikan tidaklagi sebatas wacana, melainkan telah dijalankan secara konkret dan terukur sebagai bagian dariagenda pembangunan sumber daya manusia. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah jugamencatat berbagai keberhasilan penting, mulai dari percepatan pembangunan infrastrukturpendidikan, peningkatan akses belajar di wilayah tertinggal, hingga penguatan kolaborasi lintaskementerian yang berdampak langsung pada masyarakat, sehingga kehadiran Sekolah Rakyat menjadi simbol nyata investasi jangka panjang negara dalam menciptakan generasi yang lebihberkualitas dan berdaya saing.Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari mengungkapkan bahwa pembangunan SekolahRakyat tahap kedua terus berjalan dengan progres yang menggembirakan meskipun dihadapkanpada sejumlah tantangan di lapangan, terutama terkait kesiapan lahan dan akses menuju lokasipembangunan, sementara peran Direktur Jenderal Prasarana Strategis Kementerian PekerjaanUmum Bisma Staniarto dinilai sangat krusial dalam menjaga ritme pembangunan agar tetapsesuai dengan target yang telah ditetapkan pemerintah. Ia menilai koordinasi teknis yang dilakukan secara konsisten menjadi faktor kunci dalam memastikan setiap hambatan dapatdiatasi secara terukur sehingga proyek tidak berjalan parsial, melainkan terintegrasi dari pusathingga daerah.Lebih lanjut, pembangunan Sekolah Rakyat tahap kedua tidak hanya berfokus pada penyelesaianfisik bangunan, tetapi juga memastikan kesiapan operasional agar sekolah dapat langsungdigunakan pada tahun ajaran baru 2026/2027, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan olehmasyarakat. Berdasarkan data terbaru, dari total 104 lokasi pembangunan, sebanyak 101 lokasitelah memasuki tahap konstruksi dan seluruhnya ditargetkan rampung pada 20 Juni 2026, sebuahcapaian yang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan sektor pendidikan sebagaiprioritas utama pembangunan nasional.Dalam upaya memastikan target tersebut tercapai, Muhammad Qodari menegaskan bahwaKantor Staf Presiden bersama Ditjen Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum terusmelakukan langkah konkret melalui rapat koordinasi intensif yang melibatkan berbagai pihak, termasuk BUMN karya dan penyedia jasa konstruksi, sehingga setiap persoalan yang muncul, baik terkait teknis, logistik, maupun kesiapan lahan, dapat dipetakan secara komprehensif danditangani dengan solusi yang jelas dan terukur.Koordinasi tersebut kemudian diperluas dengan melibatkan Kementerian Sosial, KementerianDalam Negeri, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, serta Zeni TNI Angkatan Darat, yang dinilai mampu mempercepat penyelesaian berbagai hambatan strategis di lapangan, termasukpembangunan akses jalan dan penuntasan persoalan lahan di sejumlah wilayah, di mana sinergilintas sektor ini menjadi kunci dalam mempercepat realisasi program secara menyeluruh danmemastikan tidak ada kendala yang berlarut-larut.Hasil dari upaya percepatan tersebut mulai terlihat di sejumlah wilayah dengan progrespembangunan yang cukup signifikan, seperti di Kalimantan Selatan yang mencapai 30,85 persen, Sulawesi Selatan sebesar 30,22 persen, serta Jawa Barat sebesar 28,07 persen, meskipunpemerintah tetap memberikan perhatian khusus pada beberapa lokasi dengan progres yang masihrendah melalui intervensi yang lebih intensif agar target penyelesaian secara keseluruhan tidakterganggu.Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan inisiatif pemerintah untuk memperluas aksespendidikan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang terdampak bencana maupun daerahdengan keterbatasan infrastruktur pendidikan, sehingga anak-anak dari keluarga prasejahteratetap dapat memperoleh pendidikan formal yang layak. Program ini dirancang sebagai investasijangka panjang dengan target penyelesaian yang terukur agar dapat segera dimanfaatkan, sekaligus menjadi bagian dari upaya negara dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh wargatanpa terkecuali.Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah juga mempercepat penambahanprogram Sekolah Rakyat yang ditargetkan mulai beroperasi pada April 2026, di...
- Advertisement -

Baca berita yang ini