Indonesia Bangkit!

Baca Juga

MATA INDONESIA, – Masyarakat seluruh lapisan Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dengan berbagai perbedaan, dari agama, budaya, asal daerah, pakaian daerah, rumah daerah, dan masih banyak lagi. Bersatu toleransi dan tidak saling mengejek antar sesama, tidak memandang rendah suatu kaum, dan bersatu untuk Indonesia. Merupakan hal terpenting yang harus dilakukan oleh masyarakat Indonesia, hal yang menjadi pokok kehidupan bangsa Indonesia. Demi mewujudkan Indonesia yang harmonis, sukses, dan bangkit, detik hingga menit.

Seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, berkewajiban untuk selalu mengikuti pedoman Pancasila. Salah satunya terdapat dalam sila ke-3, persatuan Indonesia. Seluruh bangsa Indonesia, mulai dari masyarakat, pemerintah, gubernur, menteri, hingga presiden, tanpa terkecuali. Kita harus selalu bersatu, dalam keadaan apapun, dan kapanpun. Jika masyarakat Indonesia tidak bersatu, Indonesia akan terpecah belah bagai nasi campur yang telah diaduk-aduk. Lantas jika kita tidak bersatu, siapa yang akan membuat Indonesia bangkit? Siapa yang akan membuat Indonesia menjadi negara yang utuh? Mari kita bersatu demi Bangsa kita, Bangsa Indonesia.

Indonesia akan selalu bangkit dari keterpurukan, dari masalah yang selalu ada, dan dari masalah tikus berdasi. Indonesia akan bangkit setiap saat, setiap detik, dan setiap menit. Indonesia tidak boleh jatuh, sekali jatuh harus bangkit. Indonesia Hebat, Indonesia Tangguh, Indonesia Bangkit.

Indonesia akan menjadi negara tersukses jika Indonesia Bangkit. Akan menjadi negara yang unggul, menjadi negara terhebat. Menjadi negara dengan penduduk yang selalu bersatu. Hal tersebut membuat Indonesia akan menjadi lebih sukses, modern, dan tidak kalah saing dengan negara-negara lainnya. Juga dapat melancarkan pembangunan nasional, yang dapat menentramkan penduduk masyarakat Indonesia.

Masyarakat Indonesia akan selalu bahagia, jika Indonesia Bangkit, akan selalu bahagia jika Indonesia Maju, dan akan bahagia bila seluruh masyarakat bersatu, tidak terpecah-belah.

Bersatu, tidak terpecah-belah, mengikuti semua aturan pemerintah, tidak mengejek suatu kaum, memiliki sikap nasionalisme, tidak merasa unggul daerah miliknya daripada orang lain, melakukan berbagai cara demi menumbuhkan sifat nasionalisme, tidak melakukan hal-hal yang berbau negatif, memiliki cita-cita yang tinggi. Merupakan hal-hal yang bisa kita lakukan sejak dini, demi memajukan Bangsa, demi Negara Indonesia yang bangkit.

Mari kita bersatu teguh dalam berbagai hal, kapanpun, dimanapun berada, kita bisa melakukan yang terbaik bagi Indonesia. Berusalah sebisa kamu, sebisa kita dalam membantu pemerintah dalam pembangunan Indonesia. Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh, Indonesia Bangkit. Merdeka.

Penulis: Amelia Rizna Rufaida

  • IG: @kanghyewonc

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Dukung Skenario Antisipatif Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Rupiah

Oleh: Cahya Rumisastro)*Nilai tukar rupiah kembali menjadi sorotan di tengah tekanan global yang belummereda dan dinamika ekonomi internasional yang cenderung fluktuatif. Dalamsituasi ini, dukungan pemerintah terhadap langkah antisipatif yang disiapkan olehBank Indonesia (BI) menjadi krusial untuk memastikan stabilitas moneter tetapterjaga.Untuk diketahui nilai tukar rupiah masih mengalami fluktuasi beberapa hari terakhir. Nilai tukar Rupiah pada Rabu, 8 April 2026, menunjukkan penguatan 0,64 persen keposisi 16.995 per USD, setelah sebelumnya ditutup di atas Rp17 ribu per USD pada7 April akibat tertekan penguatan indeks dolar global. Namun rupiah kembalimengalami pelemahan pada Kamis, 9 April 2026, sebesar 0,11 % ke posisi 17.030 per USD. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai angka tersebut masih beradadalam cakupan skenario yang disiapkan oleh pemerintah. Di samping itu, pergerakan tersebut tidak serta-merta mengganggu postur Anggaran dan BelanjaNegara (APBN), mengingat Kementerian Keuangan telah menyiapkan berbagaiinstrumen simulasi Bersama BI guna mengantisipasi gejolak pasar. Purbaya mengatakan, pemerintah tidak hanya bergantung pada asumsi nilai tukardalam penyusunan anggaran. Sebaliknya beberapa parameter simulasi disiapkansebagai langkah antisipasif terhadap dinamika global. Purbaya menyatakan kepercayaan penuh terhadap kemampuan BI dalam menjagastabilitas nilai tukar rupiah...
- Advertisement -

Baca berita yang ini