Selamat Hari Harimau! Ini 5 Fakta Si Belang yang Harus Kamu Tahu

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA-Hari ini, tanggal 29 Juli bertepatan dengan International Tiger Day atau Hari Harimau Sedunia. Hewan berkulit belang ini memang termasuk dalam hewan yang dilindungi. Tak heran jika banyak pecinta binatang yang menyuarakan untuk melindungi hewan ini dari ancaman kepunahan.

Nah, untuk memperingati hari si belang ini, yuk simak fakta-fakta apa saja yang kamu harus ketahui tentang harimau.

1. Menjadi Ikon Nasional di Beberapa Negara

Tahukah kamu bahwa harimau menjadi ikon nasional dibeberapa negara Asia loh, salah satunya Malaysia. Jika kamu memperhatikan lambang dari negeri jiran ini, maka akan jelas terpampang dua simbol harimau sedang memegang perisai.

Tak cuma Malaysia, negara asia tenggara lainnya seperti Vietnam dan India juga menggunakan figur harimau. Mereka menganggap harimau merupakan lambang kekuatan dan keberanian dalam menghadapi segala tantangan yang menghadang.

2. Jago Berenang

Meski masih satu golongan dengan kucing yang takut air, harimau justru menjadi perenang yang andal. Ia juga biasa melompat sejauh 6 meter dengan tinggi sampai 5 meter.

3. Aumannya Terdengar sampai 2 mil 

Sudah pernah mendengar auman harimau? Kalau sudah pasti kamu akan merinding, karena sangking kerasnya, auman harimau bisa kamu dengar dari jarak 2 mil. Serem!

4. Memiliki Beberapa Subspesies

Beberapa orang mungkin hanya mengetahui spesies harimau ialah harimau Sumatera saja. Eits, jangan salah! Harimau juga memiliki beberapa subspecies, yang harus kamu kenali, seperti harimau Siberia, harimau Bengal, harimau Cina Selatan, harimau Malai dan harimau Indocina.

5. Tersisa Hanya 5 Spesies

Dari delapan spesies harimau yang pernah ada, sayangnya kini tinggal lima spesies yang masih tersisa, salah satunya adalah harimau sumatera yang ada di Indonesia. Maka dari itulah, kita patut membantu untuk melestarikan hewan eksotis ini dari kepunahan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Koperasi Merah Putih dan Pemerataan Manfaat APBN bagi Rakyat

Oleh : Siti Fatimah Rahma*Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu terobosan strategis dalam memperkuatpemerataan manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga ke tingkat akarrumput. Dalam konteks pembangunan nasional, tantangan utama bukan semata pada besarnyaalokasi anggaran, melainkan pada efektivitas distribusi dan dampaknya terhadap kesejahteraanmasyarakat. Oleh karena itu, pendekatan berbasis desa melalui koperasi menjadi instrumenpenting untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan negara benar-benar dirasakanoleh rakyat secara langsung, merata, dan berkelanjutan.Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa skema pembiayaan KoperasiMerah Putih dirancang secara hati-hati agar tidak membebani APBN secara berlebihan. Ia menjelaskan bahwa meskipun sebagian dana bersumber dari alokasi dana desa, kebijakan initetap memberikan nilai tambah karena mendorong efisiensi ekonomi di tingkat lokal. Pendekatanini memperlihatkan bahwa pengelolaan fiskal tidak hanya berorientasi pada pengeluaran, tetapijuga pada penciptaan manfaat jangka panjang yang dapat memperkuat fondasi ekonomi nasional.Lebih lanjut, Purbaya memaparkan bahwa kondisi fiskal tetap terjaga seiring denganmeningkatnya pendapatan negara, terutama dari sektor komoditas seperti batu bara dan minyak. Hal ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk melakukan akselerasi belanja di awal tahunsebagai strategi mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata. Dengan demikian, percepatan belanja tidak dipandang sebagai risiko, melainkan sebagai instrumen kebijakan untukmengurangi kesenjangan pembangunan antarwilayah.Dari sisi pembiayaan, penggunaan skema pinjaman melalui perbankan Himbara menjadi langkahinovatif untuk memitigasi risiko fiskal. Pemerintah tidak langsung menanggung beban besarsebagaimana dalam skema Penyertaan Modal...
- Advertisement -

Baca berita yang ini