Cerita Ahmad Dhani Pernah Dikirimi Santet, Bantalnya Penuh Darah Segar

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTAAhmad Dhani rupanya pernah menjadi sasaran praktik ilmu hitam, santet. Hal ini diketahui dari vlog Ari Lasso di kanal YouTube ARI LASSO TV.

Kepada Ari Lasso, suami Mulan Jameela ini menceritakan kronologi lengkapnya. Menurut cerita yang pernah Ari Lasso dengar, ibunda Dhani adalah saksi atas peristiwa mengerikan tersebut.

“Ada satu peristiwa Dhan yang kamu pernah ceritain ke aku, yang mamamu jadi saksi. Tempat tidurmu penuh darah,” kata Ari Lasso membuka cerita, dikutip Rabu 22 Juli 2020.

BACA JUGA: Maia Estianty Bahas Poligami, Beberkan Pertimbangan Cerai dengan Ahmad Dhani

Membenarkan perkataan Ari Lasso. Namun, bukan tempat tidur melainkan bantal yang menjadi alasnya tidur didapati oleh sang ibunda penuh dengan darah.

“Bukan tempat tidur, bantal,” jelasnya.

Ari Lasso pun lantas bertanya kembali pada Ahmad Dhani. Ari Lasso pun tak segan untuk menghubungkan hal mistis itu dengan dengan karier politik Ahmad Dhani.

“Tahun berapa itu?” tanya Ari Lasso penasaran.

“2016 2017,” jawab Ahmad Dhani.

Sembari beberapa kali tersenyum, ia pun menceritakan bagaimana reaksi sang ibunda kala melihat bantal yang ditidurinya penuh darah segar.

“Aku tidur di kamar ibukku kan, begitu aku bangun keluar, ibukku kaget. Karena bantalku itu darah seger tembus sampe bawah,” paparnya.

BACA JUGA: Mulan Jameela Tolak Anak Gadisnya Dilamar Sultan Yogyakarta, Ahmad Dhani Lebih Setuju dengan Dul

Dhani mengatakan bahwa saat tidur, dirinya tak merasakan hal aneh. Tetapu ia benar-benar menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri adanya darah segar yang berada di bawah bantalnya.

“Kamu udah nggak di ruangan itu?” tanya Ari Lasso penasaran.

“Aku udah keluar,” jawabnya tenang.

“Kamu kembali lagi?” tanya Air Lasso kembali.

“Iya iya, aku liat itu,” kenangnya.

Di akhir ceritanya mengenang kejadian mengerikan tersebut, Ahmad Dhani juga menceritakan bahwa salah satu orang terdekatnya melihat peristiwa tersebut sebagai kiriman santet yang ditujukan secara langsung kepadanya.

“Terus kata Bang Faiz, ini kiriman,” pungkasnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Pemerintah Pastikan Operasional Kopdes Berjalan Optimal

Oleh: Rangga Putra )*Pemerintah memastikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan(Kopdes/Kel) Merah Putih berjalan optimal melalui percepatanpembangunan gerai dan penguatan sistem pendukung di berbagaidaerah. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar untuk menjadikankoperasi sebagai tulang punggung ekonomi berbasis desa yang mampumenjawab kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.Pemerintah melalui Kementerian Koperasi terus mendorong percepatanpembangunan gerai Kopdes Merah Putih, khususnya pada lahan-lahanbaru yang telah disiapkan. Langkah ini dipandang krusial untukmembangun jaringan distribusi yang merata hingga ke tingkat desasekaligus memperkuat akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok.Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, menilai percepatan pembangunanakan memberikan dampak signifikan terhadap kesiapan operasionalkoperasi. Ia optimistis progres pembangunan akan menunjukkan capaianyang jelas dalam waktu dekat apabila proses pengerjaan dapat terusdipercepat sesuai rencana yang telah ditetapkan pemerintah.Pemerintah juga memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk PT Agrinas Pangan Nusantara, guna memastikan kesiapanoperasional berjalan menyeluruh. Kolaborasi ini difokuskan padapenguatan sistem distribusi, pengelolaan operasional, serta integrasiekosistem logistik pangan agar mampu menopang aktivitas koperasisecara efektif.Selain aspek pembangunan fisik, pemerintah memberikan perhatianserius terhadap tahapan verifikasi dan validasi sebelum seluruh geraiberoperasi penuh. Standar layanan menjadi prioritas utama agar seluruhunit usaha yang berada di bawah Kopdes, termasuk gerai obat danlayanan klinik, memiliki kualitas yang seragam dan dapat dipercayamasyarakat.Ferry juga menilai pemanfaatan fasilitas command center yang dimilikiAgrinas menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengawasan. Sistem ini memungkinkan pemantauan perkembangan proyek secaraterintegrasi sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan secaracepat dan tepat.Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, melaporkan bahwa pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putihterus menunjukkan perkembangan positif. Dari total target nasionalsebanyak 32.660 unit, ribuan gerai telah mencapai tahap penyelesaianpenuh dan sisanya masih dalam proses pembangunan yang berjalansecara bertahap.Joao memproyeksikan sebagian besar gerai akan segera rampung dalamwaktu dekat, dengan target puluhan ribu unit dapat diselesaikan padatahap awal implementasi. Perkembangan ini menunjukkan komitmen kuatpemerintah dan mitra dalam mempercepat realisasi program strategistersebut.Dalam pengelolaannya, Kopdes Merah Putih dirancang mengadopsistandar profesional dengan mengacu pada praktik koperasi di negaramaju. Pendekatan ini menitikberatkan pada digitalisasi sistem sertatransparansi pengelolaan secara terpusat untuk menciptakan efisiensi danakuntabilitas dalam skala nasional.Meski demikian, prinsip dasar koperasi tetap dijaga, terutama dalampenerapan mekanisme keanggotaan yang demokratis. Hal ini memastikanbahwa setiap anggota tetap memiliki peran yang setara dalampengambilan keputusan, sehingga koperasi tidak kehilangan jati dirinyasebagai lembaga ekonomi berbasis partisipasi masyarakat.Di sisi lain, pemerintah juga mempercepat implementasi program denganmemastikan ketersediaan lahan sebagai fondasi utama pembangunankoperasi. Menteri Desa dan Pembangunan...
- Advertisement -

Baca berita yang ini