Masya Allah! Intip Keindahan Masjid Warna-warni di Berbagai Negara

Baca Juga

MATA INDONESIA, JAKARTA – Seiring perkembangan zaman, konstruksi dan desain masjid pun dibuat menjadi lebih hidup dan berwarna. Pemandangan yang memanjakan mata ini bisa ditemui pada beberapa masjid yang ada berbagai negara.

Berikut adalah daftar beberapa masjid indah yang didesain dengan beragam warna di berbagai negara.

Masjid Nasir Al-Mulk – Iran

Masjid satu ini didominasi warna pink dari luar hingga ke bagian interiornya. Interior masjid terlihat sangat cantik dengan sentuhan ukiran dan seni keramik dengan motif geometris di bagian langit-langit. Anda bisa melihat paduan warna dan desain yang menakjubkan pada langit-langit masjid ini.

Selain itu, jendela kaca dengan desain geometris tampak mengelilingi masjid. Cahaya matahari yang menembus dari kaca membuat pantulan warna-warni masuk ke dalam masjid.

Anda bisa melihat karpet dalam masjid merefleksikan desain kaca beserta warna-warnanya. Pembangunan masjid pink ini terjadi pada abad 19 di mana Islam sedang jaya-jayanya.

Masjid Sheikh Zayed – Uni Emirat Arab

Masjid Sheikh Zayed ini adalah masjid terbesar dan termegah di Uni Emirat Arab. Bangunan ini berada di Abu Dhabi. Masjid dibangun oleh Sheikh Zayed Bin Sultan Al Nahyan, pendiri Uni Emirat Arab.

Bangunan masjid didominasi warna putih dan emas. Dikeliling kolam yang berfungsi memantulkan cahaya lampu saat malam tiba.

Masjid Kristal Terengganu – Malaysia
Diklaim situs When On Earth sebagai salah satu masjid terindah di dunia, Masjid Kristal Terengganu memang memiliki keindahan yang berbeda. Keseluruhan masjid ini dibangun dengan kaca dan baja, sehingga menampilkan ilusi bercahaya bak kristal saat tertimpa cahaya matahari.

Crystal mosque in Kuala Terengganu, Malaysia

Di malam hari, Masjid Kristal tampak seperti istana dongeng dari negeri 1001 malam berkat lampu warna-warni yang membuat tempat ibadah tersebut bermandikan cahaya biru, kuning, hijau, dan merah muda.

Masjid Kristal terletak di kota pesisir Kuala Terengganu, negara bagian Terengganu. Bangunan masjid didirikan di kompleks Taman Tamadun Islam, tepatnya di atas pulau buatan yang disebut Wan Man. Di sebelahnya mengalir Sungai Terengganu yang bersih.

Masjid Sultan Ahmed Camii – Turki

Sultan Ahmed Camii atau lebih dikenal sebagai Blue Mosque merupakan salah satu bangunan termegah di Turki. Masjid ini merupakan salah satu peninggalan zaman kejayaan Dinasti Ottoman yang masih berfungsi hingga saat ini.

Blue Mosque dibangun pada masa pemerintahan Sultan Ahmed I. Tempat ibadah ini disebut sebagai kembaran Hagia Sophia di Istanbul.

Masjid Shah Cheragh – Iran
Jika dilihat dari luar, Shah Cheragh mungkin tampak seperti masjid kuno biasa dengan kubah biru yang cukup indah. Namun jika dilihat dari dalam, masjid ini tampak seperti istana kristal hijau.

Shah Cheragh adalah monumen dan masjid dengan arsitektur menakjubkan yang ada di Shiraz, Iran. Dilansir Bored Panda, masjid ini dijuluki ‘raja cahaya’ karena interiornya yang berkilauan. Kristal hijau yang menghiasi dinding dan langit-langit saling memantulkan cahaya, menciptakan ilusi optik yang memukau dari berbagai sudut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Berita Terbaru

Upaya Bersama Diperlukan untuk Jaga Situasi Kondusif Saat Idul Fitri

Oleh: Hafidz Ramadhan Pratama Perayaan Hari Raya Idul Fitri yang selalu identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, dinamika sosial, serta potensi kerawanan keamanan, kebutuhan akan sinergi lintas sektor menjadisemakin mendesak untuk diwujudkan secara konkret. Stabilitas keamanan dan ketertibanmasyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan jugamemerlukan dukungan aktif dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, hingga peran strategismedia sebagai penyampai informasi yang membentuk persepsi publik. Dalam konteks ini, menjaga suasana kondusif bukan sekadar upaya teknis, tetapi juga merupakan bagian darikomitmen kolektif dalam merawat persatuan di tengah keberagaman. Kapolda Jawa Timur Irjen Nanang Avianto menegaskan pentingnya memperkuat kolaborasiantara kepolisian dan media melalui momentum buka puasa bersama insan pers yang tergabungdalam Pokja Polda Jatim. Kegiatan yang turut dihadiri Wakapolda Jatim Brigjen Pasma Royce serta jajaran pejabat utama tersebut menjadi simbol bahwa komunikasi yang terbuka dansinergitas yang solid merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah, khususnya saatada agenda nasional dan Idul Fitri. Dalam pandangannya, insan pers memiliki posisi strategissebagai mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepadamasyarakat, sehingga mampu mencegah berkembangnya informasi yang menyesatkan. Irjen Nanang Avianto juga melihat bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampaiinformasi semata, tetapi juga berperan sebagai penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang. Dalam situasi yang rawan terhadap provokasi dan penyebaran informasi yang tidakterverifikasi, media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang edukatif sertamembangun opini publik yang konstruktif. Dengan demikian, masyarakat tidak mudahterpengaruh oleh isu-isu yang dapat memicu keresahan atau konflik. Ia menekankan bahwaketerbukaan informasi publik merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mewujudkantransparansi dan akuntabilitas, yang pada akhirnya akan memperkuat kepercayaan masyarakatterhadap institusi negara. Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Maluku melalui Wakil Gubernur Abdullah Vanath turutmengingatkan pentingnya menjaga harmoni dan memperkuat toleransi antarumat beragama, terutama karena perayaan Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi berlangsung dalam waktu yang berdekatan. Abdullah Vanath menilai bahwa masyarakat Maluku memiliki pengalaman panjangdalam menjaga kebersamaan, sehingga diharapkan mampu mempertahankan kondisi yang amandan damai. Ia menegaskan bahwa masyarakat saat ini telah menunjukkan kedewasaan dalamkehidupan sosial, sehingga tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang berupaya memecahbelah persatuan. Abdullah Vanath juga mengingatkan bahwa pengalaman masa lalu harus dijadikan pelajaran agar konflik serupa tidak kembali terulang. Menurutnya, tidak ada alasan bagi masyarakat untukkembali pada situasi yang pernah menimbulkan perpecahan. Justru, momentum perayaankeagamaan harus dimanfaatkan untuk memperkuat rasa persaudaraan dan saling menghormati. Dalam konteks ini, toleransi bukan hanya menjadi konsep normatif, tetapi harus diwujudkandalam sikap nyata, seperti menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing umat beragama. Langkah konkret juga ditunjukkan melalui koordinasi yang dilakukan Pemerintah ProvinsiMaluku dengan forum komunikasi pimpinan daerah, tokoh agama, serta aparat keamanan. Sinergi ini bertujuan memastikan bahwa seluruh potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini, sehingga perayaan hari besar keagamaan dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Pendekatankolaboratif ini menunjukkan bahwa stabilitas tidak dapat dicapai secara parsial, melainkanmelalui kerja sama yang terintegrasi. Hal senada juga disampaikan Kapolda Nusa Tenggara Barat Irjen Pol Edy Murbowo S.I.K. M.Si. yang mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan danketertiban wilayah saat perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam keterangannya, Irjen Edy Murbowo menekankan pentingnya menjagakebersamaan dan memperkuat nilai-nilai toleransi sebagai fondasi utama dalam menciptakanstabilitas keamanan. Ia menilai bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk hiduprukun, melainkan kekuatan yang dapat memperkokoh persatuan. Irjen Edy Murbowo juga melihat bahwa momentum perayaan dua hari besar keagamaan yang berdekatan dapat menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan antarumat beragama. Iamengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan masing-masing agar tetapaman dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan dengan tertib dan penuhkedamaian. Seruan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tanggungjawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama seluruh warga. Dalam satu tahun terakhir, pemerintah telah menunjukkan berbagai capaian signifikan dalammenjaga stabilitas nasional, mulai dari keberhasilan mengendalikan inflasi terutama saat haribesar keagamaan, peningkatan efektivitas pengamanan arus mudik melalui koordinasi lintasinstansi, hingga penguatan layanan publik berbasis digital yang semakin memudahkanmasyarakat dalam mengakses informasi dan layanan. Selain itu, upaya memperkuat moderasiberagama serta pendekatan humanis yang dilakukan aparat keamanan juga berkontribusi dalammenciptakan suasana yang lebih kondusif di berbagai daerah, sehingga kepercayaan publikterhadap pemerintah terus meningkat. Dengan melihat berbagai upaya yang telah dilakukan oleh aparat keamanan, pemerintah daerah, serta dukungan masyarakat, dapat disimpulkan bahwa menjaga situasi kondusif saat Idul Fitrimembutuhkan komitmen bersama yang berkelanjutan. Sinergi antara media, pemerintah, danmasyarakat harus terus diperkuat agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi dengan baik. Oleh karena itu, seluruh elemen bangsa diajak untuk terus menjaga persatuan, meningkatkantoleransi, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan damai, sehinggamomentum Idul Fitri benar-benar menjadi ajang mempererat kebersamaan dan memperkuatharmoni sosial di Indonesia. *) Peneliti Keamanan Dalam Negeri dan Komunikasi Publik
- Advertisement -

Baca berita yang ini